{"id":12026,"date":"2024-07-23T15:10:54","date_gmt":"2024-07-23T08:10:54","guid":{"rendered":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/?p=12026"},"modified":"2026-04-10T15:09:45","modified_gmt":"2026-04-10T08:09:45","slug":"cara-packing-frozen-food","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/cara-packing-frozen-food\/","title":{"rendered":"8 Cara Packing Frozen Food, Rahasia Jaga Kualitas Produk"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/bisnis-frozen-food\/\">Bisnis frozen food<\/a> kian digemari karena menawarkan kemudahan dan kepraktisan bagi konsumen yang ingin menikmati makanan dengan cepat dan tanpa repot. Cara packing frozen food mulai banyak dipelajari oleh pelaku usaha food and beverages untuk meningkatkan keamanan produk.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya frozen food ditujukan untuk masa simpan konsumsi yang lebih panjang bila dibandingkan dengan produk segar. Konsumsi frozen food secara tidak langsung dapat mengurangi pemborosan dan memungkinkan konsumen untuk menyimpan stok makanan yang lebih banyak di rumah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara packing frozen food yang tepat menjadi faktor krusial dalam menjaga kualitas dan kesegaran produk selama distribusi. Dengan teknik pengepakan yang baik, makanan beku dapat tetap aman dari kontaminasi, perubahan suhu, dan kerusakan fisik. Hal ini memastikan bahwa produk tetap dalam kondisi optimal saat tiba di tangan konsumen, memberikan pengalaman yang memuaskan dan mendukung keberlangsungan bisnis.<\/span><\/p>\n<h2><b>8 Cara Packing Frozen Food\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa cara packing frozen food yang umum dilakukan, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3><strong> Pilih Bahan Kemasan yang Tepat<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan kantong pembeku, bungkus plastik, aluminium foil, atau kantong bersegel vakum. Cara packing frozen food ini dapat memasitkan bahwa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kemasannya kedap udara dan tahan lembab untuk mencegah freezer burn.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3><strong> Dinginkan Makanan Sebelum Dibekukan<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biarkan makanan panas atau hangat mendingin hingga mencapai suhu ruangan sebelum mengemasnya untuk dibekukan. Menempatkan makanan panas langsung ke dalam freezer dapat meningkatkan suhu di dalamnya dan mempengaruhi makanan lain yang disimpan.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3><strong> Porsi Makanan<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagilah makanan menjadi beberapa bagian sesuai ukuran porsi makan. Hal ini akan memudahkan Anda mencairkan makanan yang Anda perlukan saja tanpa harus mencairkan seluruh makanan.<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>\n<h3><strong> Keluarkan Udara dari Kemasan<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila Anda menggunakan kantong pembeku, keluarkan udara sebanyak mungkin sebelum menutupnya. Gunakan mesin vacuum sealer untuk mempermudah pengosongan angin.<\/span><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li>\n<h3><strong> Beri Label dan Tanggal Pada Kemasan<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya cara packing frozen food yaitu memberikan tanda dengan spidol untuk menulis isi dan tanggal pada setiap kemasan. Hal ini akan membantu Anda melacak berapa lama makanan telah dibekukan.<\/span><\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li>\n<h3><strong> Susun dengan Benar di dalam Freezer<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Letakkan makanan dalam satu lapisan hingga benar-benar beku. Setelah beku, Anda bisa menumpuk kemasannya untuk menghemat tempat.<\/span><\/p>\n<ol start=\"7\">\n<li>\n<h3><strong> Pertimbangkan Double Packaging<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan yang rentan mengalami freezer burn, seperti daging di packing dua kali dengan bungkus plastik dan kemudian dengan aluminium foil atau kantong freezer.<\/span><\/p>\n<ol start=\"8\">\n<li>\n<h3><strong> Menyimpan Inventaris Freezer<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buatlah daftar makanan yang ada di dalam freezer Anda dan tanggal pembekuannya. Hal ini membantu dalam mengatur rotasi makanan dan memastikan Anda menggunakan makanan yang lebih tua terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<h5><em><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/ukuran-reefer-container-40-feet\/\"><b>Fitur, Cara Kerja &amp; Ukuran Reefer Container 40 Feet Lengkap<\/b><\/a><\/em><\/h5>\n<\/blockquote>\n<h2><strong>8 Cara Packing Frozen Food Untuk Keperluan Ekspor dan Impor<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_12028\" aria-describedby=\"caption-attachment-12028\" style=\"width: 752px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-12028\" src=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/8-Cara-Packing-Frozen-Food-Rahasia-Jaga-Kualitas-Produk-3-300x200.jpg\" alt=\"cara packing frozen food\" width=\"752\" height=\"501\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/8-Cara-Packing-Frozen-Food-Rahasia-Jaga-Kualitas-Produk-3-300x200.jpg 300w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/8-Cara-Packing-Frozen-Food-Rahasia-Jaga-Kualitas-Produk-3-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/8-Cara-Packing-Frozen-Food-Rahasia-Jaga-Kualitas-Produk-3-768x512.jpg 768w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/8-Cara-Packing-Frozen-Food-Rahasia-Jaga-Kualitas-Produk-3-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/8-Cara-Packing-Frozen-Food-Rahasia-Jaga-Kualitas-Produk-3-2048x1365.jpg 2048w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/8-Cara-Packing-Frozen-Food-Rahasia-Jaga-Kualitas-Produk-3-750x500.jpg 750w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/8-Cara-Packing-Frozen-Food-Rahasia-Jaga-Kualitas-Produk-3-1140x760.jpg 1140w\" sizes=\"(max-width: 752px) 100vw, 752px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12028\" class=\"wp-caption-text\">Sumber : <a href=\"https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/composition-healthy-frozen-food_13449231.htm#fromView=search&amp;page=1&amp;position=0&amp;uuid=f6bdaf63-1507-4c56-9ae3-632618a4fdf9\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">Freepik<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis ekspor dan impor makanan beku membutuhkan perencanaan dan eksekusi yang teliti untuk memastikan produk tetap berkualitas tinggi saat tiba di tujuan. Berikut adalah beberapa langkah penting dalam proses packing frozen food untuk keperluan ekspor dan impor:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3><b> Pemilihan Bahan Kemasan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara packing frozen food yang pertama yaitu memastikan kemasan yang tahan terhadap suhu rendah dan kelembapan tinggi. Kemasan harus memiliki sifat isolasi yang baik untuk menjaga suhu produk agar tetap beku selama perjalanan.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3><b> Penggunaan Pendingin Tambahan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tambahkan es kering atau gel pack untuk membantu menjaga suhu tetap rendah. Pastikan pendingin tambahan ini ditempatkan secara merata di dalam kemasan untuk distribusi suhu yang optimal.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3><b> Pengepakan Berlapis<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara packing frozen food selanjutnya yaitu menggunakan teknik pengepakan berlapis dengan bahan isolasi tambahan seperti styrofoam atau insulasi termal. Ini akan membantu menambah lapisan perlindungan terhadap perubahan suhu eksternal.<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>\n<h3><b> Penyegelan yang Ketat<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan kemasan disegel dengan rapat untuk mencegah masuknya udara luar yang bisa menyebabkan kenaikan suhu dan kondensasi di dalam kemasan.<\/span><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li>\n<h3><b> Labeling yang Jelas<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikan label yang jelas pada kemasan yang menunjukkan bahwa produk adalah makanan beku. Ini penting untuk penanganan yang benar selama proses pengiriman.<\/span><\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li>\n<h3><b> Penggunaan Refrigerated Container<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengiriman dalam jumlah besar dapat menggunakan <\/span><strong><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/refrigerated-shipping-containers-id\/\">refrigerated container<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dilengkapi dengan pengatur suhu otomatis. Anda dapat memilih opsi <\/span><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/sewa-kontainer-pengiriman\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">sewa container <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">untuk penggunaan jangka pendek ataupun membeli unit. <\/span><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/pengaturan-suhu-freezer\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaturan suhu reefer <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Pastikan kontainer ini diperiksa secara rutin untuk memastikan berfungsi dengan baik.<\/span><\/p>\n<ol start=\"7\">\n<li>\n<h3><b> Kepatuhan Terhadap Regulasi<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Patuhi semua regulasi dan standar keamanan pangan internasional yang berlaku untuk ekspor dan impor makanan beku. Ini termasuk memastikan semua dokumen dan sertifikasi yang diperlukan tersedia dan lengkap.<\/span><\/p>\n<ol start=\"8\">\n<li>\n<h3><b> Rantai Distribusi yang Efisien<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan rantai distribusi berjalan efisien dan cepat untuk meminimalkan waktu produk berada di luar kondisi optimal. Ini bisa melibatkan pemilihan rute pengiriman yang paling cepat dan aman, serta kerja sama dengan mitra logistik yang terpercaya.<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<h5><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/frozen-food-cuan\/\">Potensi Cuan Rp 200 Triliun di Bisnis Frozen Food<\/a><\/strong><\/h5>\n<\/blockquote>\n<h2><b>3 Tips Sederhana Packing Frozen Food<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah beberapa cara packing frozen food yang lebih sederhana, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3><strong> Isolasi<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan kotak berinsulasi untuk menjaga makanan pada suhu yang diinginkan.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3><strong> Es kering<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bungkus es kering dengan beberapa lapis kain atau koran dan letakkan di bagian bawah wadah, pastikan ada ventilasi. Es kering adalah pilihan populer karena sangat dingin dan menguap menjadi karbon dioksida tanpa meninggalkan residu.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3><strong> Kompres es<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bekukan kompres es selama beberapa hari sebelum bepergian untuk mempertahankan suhu dinginnya. Kompres es memiliki daya beku yang lebih lama daripada es batu atau balok es.<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<h5><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/sewa-container-freezer\/\"><b>Sewa Container Freezer Baru\/Cold Storage Harga Terbaik<\/b><\/a><\/h5>\n<\/blockquote>\n<h2><b>Solusi Pengiriman Ekspor dan Impor <\/b><b>dengan <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/cold-storage\/susu\/\">Reefer Container dari Tradecorp Indonesia<\/a><\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-12030\" src=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/8-Cara-Packing-Frozen-Food-Rahasia-Jaga-Kualitas-Produk-1-300x225.jpg\" alt=\"reefer container, refrigerated container\" width=\"757\" height=\"568\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/8-Cara-Packing-Frozen-Food-Rahasia-Jaga-Kualitas-Produk-1-300x225.jpg 300w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/8-Cara-Packing-Frozen-Food-Rahasia-Jaga-Kualitas-Produk-1.jpg 600w\" sizes=\"(max-width: 757px) 100vw, 757px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/cold-storage\/susu\/\">Ingin mendukung cara packing frozen food dengan lebih aman dan dapat tiba di tujuan dengan kondisi sempurna?<\/a> Tradecorp Indonesia hadir dengan solusi unggulan untuk pengiriman ekspor dan impor produk frozen food Anda menggunakan unit <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/reefer-container\/\">reefer container<\/a> berkualitas tinggi.<\/span><\/p>\n<h4><b>Ukuran Fleksibel untuk Setiap Kebutuhan<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tradecorp menyediakan berbagai <\/span><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/refrigerated-shipping-containers-id\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">ukuran refrigerated container<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sesuai dengan kebutuhan Anda:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>10 Feet<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Ideal untuk pengiriman skala kecil atau produk khusus.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>20 Feet<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Cocok untuk pengiriman dengan volume sedang, memberikan keseimbangan antara kapasitas dan efisiensi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>40 Feet<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Pilihan tepat untuk pengiriman besar, mengoptimalkan kapasitas dan biaya pengiriman.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h4><b>Mesin Pendingin Terbaik di Kelasnya<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap unit reefer container dari Tradecorp Indonesia dilengkapi dengan mesin pendingin yang dapat Anda pilih sesuai preferensi, seperti Daikin, Carrier, dan Thermo King. Masing-masing mesin memiliki kemampuan mencapai suhu dingin terendah yang berbeda-beda.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>Rentang Suhu Fleksibel<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Guna memastikan produk frozen food Anda tetap segar dan berkualitas, reefer container kami mampu mengatur suhu dari <\/span><b>-40 derajat Celcius hingga +30 derajat Celcius<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Dengan rentang suhu yang fleksibel ini, produk Anda akan terjaga kualitasnya selama perjalanan, baik untuk pengiriman bahan baku beku, produk olahan, maupun makanan siap saji.<\/span><\/p>\n<h4><b>Mengapa Memilih Tradecorp Indonesia?<\/b><\/h4>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Keandalan dan Kualitas<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Kami hanya menyediakan reefer container dengan standar internasional.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Fleksibilitas<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Ukuran dan pilihan mesin pendingin yang beragam memberikan Anda kebebasan memilih sesuai kebutuhan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Layanan Terpercaya<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Kami berkomitmen untuk memberikan layanan jual, beli, sewa dan modifikasi terbaik dan dukungan penuh dalam setiap tahap pengiriman.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Percayakan kebutuhan alat transportasi atau kontainer berpendingin pada Tradecorp Indonesia. Hubungi kami sekarang untuk konsultasi dan penawaran terbaik.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bisnis frozen food kian digemari karena menawarkan kemudahan dan kepraktisan bagi konsumen yang ingin menikmati makanan dengan cepat dan tanpa repot. Cara packing frozen food mulai banyak dipelajari oleh pelaku usaha food and beverages untuk meningkatkan keamanan produk.\u00a0 Biasanya frozen food ditujukan untuk masa simpan konsumsi yang lebih panjang bila dibandingkan dengan produk segar. Konsumsi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":12029,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","video":"","gallery":"","source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"2","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"0","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"1","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0","post_calculate_word_method":"str_word_count"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"footnotes":""},"categories":[489],"tags":[],"class_list":["post-12026","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12026","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12026"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12026\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22481,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12026\/revisions\/22481"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12029"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12026"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12026"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12026"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}