{"id":13229,"date":"2024-10-21T14:18:57","date_gmt":"2024-10-21T07:18:57","guid":{"rendered":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/?p=13229"},"modified":"2026-03-27T10:07:45","modified_gmt":"2026-03-27T03:07:45","slug":"steel-material-id","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/steel-material-id\/","title":{"rendered":"Steel Material: Karakteristik, Fungsi, dan 4 Tipenya"},"content":{"rendered":"<p>Steel material adalah bahan logam yang terdiri dari paduan besi (iron) dan karbon, dengan tambahan elemen lain seperti mangan, nikel, kromium, dan molibdenum untuk meningkatkan karakteristiknya. Kombinasi ini menghasilkan material yang kuat, tahan lama, dan fleksibel, yang sering digunakan dalam berbagai aplikasi konstruksi, industri, dan manufaktur.<\/p>\n<p>Steel material menjadi salah satu bahan yang paling praktis dan mudah beradaptasi. Besi (Fe) dan karbon (C) membentuk sebagian besar baja. Baja memiliki sifat unik yaitu kekuatannya bergantung pada banyaknya karbon dan besi sebagai komponen utamanya. Jumlah karbon yang ada dalam baja, elemen paduan tambahan yang terkandung, dan metode pemrosesan dapat digunakan untuk menentukan kualitasnya.<\/p>\n<h2><strong>Karakteristik Steel Material<\/strong><\/h2>\n<p>Material ini sangat populer karena kombinasi kekuatannya, kemampuannya untuk disesuaikan, dan penggunaannya untuk jangka panjang. .Karakteristik utama steel material atau bahan baja adalah:<\/p>\n<h3><strong>1. Kekuatan tinggi<\/strong><\/h3>\n<p>Steel memiliki kekuatan tarik tinggi, menjadikannya ideal untuk struktur yang harus menahan beban berat, seperti jembatan, bangunan tinggi, dan infrastruktur lainnya.<\/p>\n<h3><strong>2. Tahan Karat<\/strong><\/h3>\n<p>Dengan penambahan elemen seperti kromium, baja dapat ditingkatkan menjadi stainless steel, yang tahan terhadap korosi dan digunakan dalam lingkungan lembab atau asam.<\/p>\n<h3><strong>3. Fleksibilitas<\/strong><\/h3>\n<p>Steel dapat dibentuk menjadi berbagai bentuk dan ukuran, seperti lembaran, batang, atau pipa, yang membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi.<\/p>\n<h3><strong>4. Daur Ulang<\/strong><\/h3>\n<p>Baja dapat didaur ulang tanpa kehilangan kualitasnya, menjadikannya bahan yang ramah lingkungan dalam jangka panjang.<\/p>\n<h3><strong>5. Konstruksi Cepat<\/strong><\/h3>\n<p>Baja sering digunakan dalam konstruksi modern karena memungkinkan pembangunan yang cepat dan efisien, seperti dalam rangka bangunan baja ringan (light gauge steel) atau struktur modular.<\/p>\n<blockquote>\n<h5><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/warehouse-construction\/\">4 Tipe Warehouse Construction dan Solusi Masa Kini<\/a><\/strong><\/h5>\n<\/blockquote>\n<h2><strong>4 Tipe Steel Material<\/strong><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-13231\" src=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Steel-Material-Karakteristik-Fungsi-dan-4-Tipenya-1-300x168.jpg\" alt=\"tipe steel material\" width=\"704\" height=\"394\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Steel-Material-Karakteristik-Fungsi-dan-4-Tipenya-1-300x168.jpg 300w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Steel-Material-Karakteristik-Fungsi-dan-4-Tipenya-1-1024x574.jpg 1024w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Steel-Material-Karakteristik-Fungsi-dan-4-Tipenya-1-768x430.jpg 768w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Steel-Material-Karakteristik-Fungsi-dan-4-Tipenya-1-1536x861.jpg 1536w\" sizes=\"(max-width: 704px) 100vw, 704px\" \/><\/p>\n<p>Ada 4 tipe steel material yang masing-masing memiliki fungsi dan kandungan yang berbeda-beda.<\/p>\n<h3><strong>1. Carbon Steel<\/strong><\/h3>\n<p>Baja karbon dibagi berdasarkan kandungan karbonnya:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Low Carbon Steel (Baja karbon rendah): Kandungan karbon kurang dari 0.3%. Digunakan untuk produk umum seperti rangka bangunan dan komponen mesin karena sifatnya yang mudah dibentuk dan dilas.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Medium Carbon Steel (Baja karbon sedang): Kandungan karbon 0.3-0.6%. Lebih kuat dari baja karbon rendah dan sering digunakan untuk aplikasi struktural yang memerlukan kekuatan lebih tinggi.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">High Carbon Steel (Baja karbon tinggi): Kandungan karbon lebih dari 0.6%. Keras tetapi lebih rapuh, digunakan untuk pisau, alat pemotong, dan pegas.<\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>2. Alloy Steel<\/strong><\/h3>\n<p>Steel material ini disebut juga sebagai baja paduan yang mengandung elemen paduan tambahan seperti nikel, kromium, molibdenum, dan vanadium yang meningkatkan sifat baja seperti kekuatan, ketahanan aus, dan ketahanan terhadap korosi.<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Grade 4130\/4140: Digunakan untuk suku cadang mesin dan aplikasi otomotif karena kekuatan tarik tinggi dan ketahanan aus.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Grade 4340: Sangat kuat dan digunakan dalam aplikasi berat seperti poros (shafts) dan roda gigi (gears).<\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>3. Stainless Steel<\/strong><\/h3>\n<p>Stainless steel mengandung minimal 10.5% kromium yang memberikan ketahanan terhadap korosi. Baja ini aman digunakan dalam konstruksi eksterior karena ketahanan korosinya yang luar biasa dan kemampuannya yang lebih besar untuk bertahan dalam kondisi cuaca buruk. Gadget listrik juga sering menggunakan baja tahan karat.<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Grade 304: Jenis stainless steel yang paling umum, digunakan dalam peralatan dapur, peralatan medis, dan aplikasi industri.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Grade 316: Mengandung lebih banyak nikel dan molibdenum, memberikan ketahanan korosi lebih tinggi, khususnya terhadap air asin dan bahan kimia. Cocok untuk aplikasi maritim dan kimia.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Grade 410: Keras dan digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan ketahanan abrasi tinggi.<\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>4. Tool Steel<\/strong><\/h3>\n<p>Tool steel digunakan untuk membuat alat pemotong, cetakan, dan perkakas. Baja ini memiliki ketahanan terhadap panas dan aus.<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Grade D2: Sangat tahan terhadap aus dan digunakan dalam pembuatan pisau dan cetakan.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Grade H13: Tahan terhadap panas, sering digunakan dalam cetakan dan alat pemukul logam panas.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Klasifikasi Steel Frame<\/strong><\/h2>\n<p>Klasifikasi baja memberikan cara yang lebih rinci dan bernuansa untuk mengkategorikan baja di luar jenis-jenis dasar seperti karbon, paduan, tahan karat, dan baja perkakas. Klasifikasi ini mempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhi sifat, kinerja, dan aplikasi baja. Berikut adalah penjelasan dari setiap kategori:<\/p>\n<h3><strong>1. Komposisi<\/strong><\/h3>\n<p>Mengacu pada susunan kimiawi baja, terutama berfokus pada jumlah karbon dan keberadaan elemen paduan lainnya.<\/p>\n<h3><strong>2. Metode Finishing<\/strong><\/h3>\n<p>Tahap finishing baja mengacu pada bagaimana baja diproses dan diselesaikan setelah produksi, yang berdampak pada kualitas permukaan, kekuatan, dan keuletannya.<\/p>\n<h3><strong>3. Metode Produksi<\/strong><\/h3>\n<p>Metode produksi mengklasifikasikan baja berdasarkan cara pembuatannya, yang mempengaruhi konsistensi, kualitas, dan sifat-sifatnya.<\/p>\n<h3><strong>4. Struktur Mikro<\/strong><\/h3>\n<p>Struktur mikro baja mengacu pada struktur kristal internalnya, yang secara signifikan mempengaruhi kekerasan, kekuatan, dan ketangguhannya.<\/p>\n<h3><strong>5. Kekuatan Fisik<\/strong><\/h3>\n<p>Kekuatan fisik mengacu pada klasifikasi baja menurut sifat mekanik seperti kekuatan tarik, kekuatan luluh, dan perpanjangan.<\/p>\n<h3><strong>6. Proses De-oksidasi<\/strong><\/h3>\n<p>Proses de-oksidasi melibatkan penghilangan oksigen dari baja cair, yang mempengaruhi kemurnian dan struktur internal baja. Baja yang teroksidasi menghasilkan sifat yang seragam dan lebih sedikit rongga internal atau kantong gas.<\/p>\n<h3><strong>7. Perlakuan Panas<\/strong><\/h3>\n<p>Perlakuan panas memodifikasi sifat fisik dan mekanik baja, yang dapat meningkatkan karakteristik seperti kekerasan, keuletan, dan ketangguhan.<\/p>\n<h3><strong>8. Nomenklatur Kualitas<\/strong><\/h3>\n<p>Kualitas baja diklasifikasikan berdasarkan kesesuaiannya untuk aplikasi tertentu.<\/p>\n<blockquote>\n<h5>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/tempat-tinggal-sementara\/\">Tempat Tinggal Sementara dari Modular dan LGS, Cek Modelnya<\/a><\/h5>\n<\/blockquote>\n<h2><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/modular\/\"><strong>Fungsi Bahan Baja Secara Umum<\/strong><\/a><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-13232\" src=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Steel-Material-Karakteristik-Fungsi-dan-4-Tipenya-300x212.jpg\" alt=\"fungsi steel material, fungsi baja\" width=\"601\" height=\"425\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Steel-Material-Karakteristik-Fungsi-dan-4-Tipenya-300x212.jpg 300w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Steel-Material-Karakteristik-Fungsi-dan-4-Tipenya-1024x725.jpg 1024w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Steel-Material-Karakteristik-Fungsi-dan-4-Tipenya-768x543.jpg 768w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Steel-Material-Karakteristik-Fungsi-dan-4-Tipenya-1536x1087.jpg 1536w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Steel-Material-Karakteristik-Fungsi-dan-4-Tipenya-2048x1449.jpg 2048w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Steel-Material-Karakteristik-Fungsi-dan-4-Tipenya-120x86.jpg 120w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Steel-Material-Karakteristik-Fungsi-dan-4-Tipenya-750x531.jpg 750w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Steel-Material-Karakteristik-Fungsi-dan-4-Tipenya-1140x807.jpg 1140w\" sizes=\"(max-width: 601px) 100vw, 601px\" \/><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/modular\/\">Fungsi steel material sangat luas dan penting dalam berbagai sektor industri karena sifat yang kuat, tahan lama, dan serbaguna<\/a>. Beberapa fungsi utama material baja adalah:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><strong>Konstruksi<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Steel material digunakan dalam struktur bangunan seperti gedung pencakar langit, jembatan, dan infrastruktur lainnya karena kekuatan tariknya yang tinggi, daya tahan, dan kemampuan untuk menahan beban berat.<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><strong>Transportasi<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Baja digunakan dalam pembuatan kendaraan, rel kereta api, kapal, dan pesawat terbang karena kekuatan dan ketahanannya terhadap benturan.<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><strong>Industri Manufaktur<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Produksi mesin, alat berat, dan komponen manufaktur lainnya menggunakan steel material karena mudah dibentuk dan tahan lama.<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><strong>Peralatan Rumah Tangga<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jenis baja tahan karat atau stainless steel digunakan untuk peralatan dapur, seperti panci, wajan, dan alat-alat dapur lainnya, karena tahan terhadap korosi dan mudah dibersihkan.<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><strong>Pipa dan Tangki<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Baja digunakan untuk sistem perpipaan dan tangki penyimpanan cairan, termasuk minyak dan gas, karena ketahanan terhadap tekanan dan suhu ekstrem.<\/p>\n<h2><strong>Light Gauge Steel Material<\/strong><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-13233\" src=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Steel-Material-Karakteristik-Fungsi-dan-4-Tipenya-3-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"603\" height=\"452\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Steel-Material-Karakteristik-Fungsi-dan-4-Tipenya-3-300x225.jpg 300w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Steel-Material-Karakteristik-Fungsi-dan-4-Tipenya-3-1024x767.jpg 1024w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Steel-Material-Karakteristik-Fungsi-dan-4-Tipenya-3-768x576.jpg 768w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Steel-Material-Karakteristik-Fungsi-dan-4-Tipenya-3-1536x1151.jpg 1536w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Steel-Material-Karakteristik-Fungsi-dan-4-Tipenya-3-750x562.jpg 750w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Steel-Material-Karakteristik-Fungsi-dan-4-Tipenya-3-1140x854.jpg 1140w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Steel-Material-Karakteristik-Fungsi-dan-4-Tipenya-3.jpg 1920w\" sizes=\"(max-width: 603px) 100vw, 603px\" \/><\/p>\n<p>Light Gauge Steel (LGS) merupakan salah satu varian steel material yang terbuat dari baja canai dingin atau <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/cold-formed-steel\/\">cold formed steel<\/a>. Material ini biasanya digunakan untuk pembuatan rangka dan struktur bangunan. LGS umumnya diproduksi dari lembaran baja galvanis yang diproses melalui metode cold-formed, sehingga menghasilkan struktur yang tahan lama, ringan, dan mudah diadaptasi.<\/p>\n<h3><strong>Keunggulan Light Gauge Steel<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li>\n<h4><strong>Kekuatan dan Ketahanan<\/strong><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Meskipun ringan, LGS memiliki kekuatan yang cukup tinggi untuk menahan beban struktural, baik dalam <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/proyek-konstruksi\/\">proyek konstruks<\/a>i perumahan maupun komersial. Baja galvanis yang digunakan juga tahan terhadap korosi, yang meningkatkan umur pakainya.<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h4><strong>Konstruksi Cepat dan Efisien<\/strong><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/konstruksi-light-gauge-steel\/\">Konstruksi Light Gauge Steel <\/a>Frame sangat cocok untuk konstruksi yang memerlukan waktu cepat. Material ini diproduksi secara presisi di pabrik sehingga mempercepat proses pembangunan.<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h4><strong>Fleksibilitas Desain<\/strong><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Material ini dapat digunakan untuk struktur kompleks dan berbagai jenis bangunan, mulai dari rumah tinggal hingga fasilitas industri.<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h4><strong>Tahan Gempa<\/strong><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Salah satu keunggulan utama LGS adalah ketahanannya terhadap gempa. Struktur rangka baja ringan ini dapat menyerap dan mendistribusikan energi gempa dengan baik, sehingga mengurangi risiko kerusakan pada bangunan.<\/p>\n<h3><strong>Aplikasi Light Gauge Steel<\/strong><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/konstruksi-light-gauge-steel\/\">Konstruksi Light Gauge Steel dari Tradecorp <\/a>banyak digunakan dalam berbagai aplikasi konstruksi, seperti:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Rumah tinggal dan perumahan modular.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Fasilitas komersial.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Fasilitas infrastruktur.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Fasilitas pertambangan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Light Gauge Steel menawarkan kombinasi keuntungan akan kekuatan, fleksibilitas, dan kecepatan konstruksi, yang menjadi solusi efektif untuk berbagai jenis proyek. Konsultasikan kebutuhan bangunan baja pada <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/\">Tradecorp <\/a>dan dapatkan penawaran harga menarik. Kami dapat memenuhi kebutuhan dari berbagai wilayah di Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Steel material adalah bahan logam yang terdiri dari paduan besi (iron) dan karbon, dengan tambahan elemen lain seperti mangan, nikel, kromium, dan molibdenum untuk meningkatkan karakteristiknya. Kombinasi ini menghasilkan material yang kuat, tahan lama, dan fleksibel, yang sering digunakan dalam berbagai aplikasi konstruksi, industri, dan manufaktur. Steel material menjadi salah satu bahan yang paling praktis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":13230,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"2","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"0","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"1","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0","post_calculate_word_method":"str_word_count"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0","format":"standard","subtitle":""},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"footnotes":""},"categories":[489],"tags":[],"class_list":["post-13229","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13229","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13229"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13229\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13230"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13229"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13229"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13229"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}