{"id":13347,"date":"2024-10-23T16:49:26","date_gmt":"2024-10-23T09:49:26","guid":{"rendered":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/?p=13347"},"modified":"2025-12-19T09:54:11","modified_gmt":"2025-12-19T02:54:11","slug":"building-with-steel-frame-id","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/building-with-steel-frame-id\/","title":{"rendered":"Building with Steel Frame: Penggunaan dan Jenis Struktur"},"content":{"rendered":"<p>Building with steel frame atau bangunan rangka baja adalah bangunan dengan konstruksi berbasis rangka baja yang menciptakan bangunan kokoh dengan struktur yang solid dan kuat. Penggunaan bangunan rangka baja menawarkan keuntungan, seperti konstruksi yang lebih cepat, tahan api, dan tahan korosi.<\/p>\n<p>Building with steel frame dikategorikan berdasarkan berat materialnya: konstruksi rangka baja berat dan ringan. Konstruksi rangka baja berat melibatkan kerangka struktural yang terbuat dari komponen baja besar.<\/p>\n<p>Sementara itu, konstruksi rangka baja ringan melibatkan rangka baja yang struktur dan komponen utamanya terbuat dari baja ringan.<\/p>\n<p>Selain dikategorikan berdasarkan berat material, rangka baja juga dibedakan berdasarkan metode pembuatannya: rangka baja las, rangka baja baut, dan rangka baja ringan, yang masing-masing mempunyai keunggulan tersendiri.<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><strong>Welded Steel Framing:<\/strong> Metode ini menawarkan pengelasan di lokasi, yang memungkinkan penyesuaian dan fleksibilitas dalam desain akhir. Namun, metode ini membutuhkan lebih banyak waktu dan tenaga kerja yang lebih banyak.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><strong>Bolted Steel Framing: <\/strong>Dalam metode konstruksi ini, semua baja struktural dibuat di bengkel dan kemudian semua komponen dikirim ke lokasi konstruksi untuk dibaut bersama-sama. Sambungan yang dibaut dalam konstruksi ini mudah diperiksa dan diservis, dan tahan terhadap kondisi cuaca buruk.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><strong>Light Gauge Steel Framing:<\/strong> Metode konstruksi ini mirip dengan rangka kayu tetapi menawarkan manfaat seperti kekuatan, stabilitas, dan fleksibilitas. Penerapan rangka baja ringan cocok untuk proyek perumahan dan bangunan komersial. Materialnya jauh lebih ringan, sehingga ideal untuk penggunaan <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/modular\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">modular<\/a> atau prefabrikasi.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Keuntungan Menggunakan Bangunan Rangka Baja (Building with Steel Frame)<\/strong><\/h2>\n<p>Building with steel frame unggul dalam hal ketahanan karena baja merupakan material yang solid sehingga strukturnya kokoh untuk penggunaan jangka panjang. Selain ketahanan, bangunan rangka baja juga menawarkan beberapa keunggulan lain, yaitu:<\/p>\n<h3><strong>1. Kekuatan<\/strong><\/h3>\n<p>Kekuatan building with steel frame lebih unggul dibandingkan dengan bangunan kayu. Rangka baja dapat menahan kondisi cuaca ekstrem. Ketahanannya ini lebih baik daripada bangunan kayu yang rentan terhadap kerusakan akibat perubahan cuaca. Selain itu, perawatan rangka baja tidak serumit perawatan bangunan kayu.<\/p>\n<h3><strong>2. Efisiensi<\/strong><\/h3>\n<p>Perakitan rangka baja lebih mudah dibandingkan membangun gedung dengan material kayu atau beton. Kemudahan konstruksi ini meningkatkan efisiensi baik dalam waktu pembangunan maupun biaya konstruksi secara keseluruhan.<\/p>\n<h3><strong>3. Tahan Api dan Korosi<\/strong><\/h3>\n<p>Material baja memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap api dan korosi dibandingkan material kayu atau beton. Berkat kekuatan ini, kemungkinan bangunan mengalami kerusakan terbilang minim dan kecil kemungkinannya mengalami penurunan kualitas akibat pembusukan.<\/p>\n<h3><strong>4. Umur Panjang<\/strong><\/h3>\n<p>Bangunan rangka baja dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama dibandingkan dengan bahan kayu. Kekuatan dan keawetannya membuatnya tahan terhadap kelembaban dan pembusukan. Selain itu, bangunan rangka baja dapat menahan serangan serangga atau jamur.<\/p>\n<h2><strong>Penggunaan Rangka Baja dalam Konstruksi<\/strong><\/h2>\n<p>Penggunaan rangka baja diterapkan pada berbagai jenis bangunan:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Bangunan Bertingkat Tinggi. Baja dipilih karena kuat, ringan, dan konstruksinya cepat.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Bangunan Industri dan Bangunan Gudang. Baja untuk bangunan industri dapat menciptakan bentang ruang yang besar dengan biaya rendah.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Bangunan Hunian. Baja umumnya digunakan untuk pekerjaan <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/konstruksi-light-gauge-steel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">konstruksi baja ringan<\/a> dalam pembangunan rumah.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Bangunan Sementara. Konstruksi bangunan menggunakan material baja lebih cepat dibangun sehingga cocok untuk bangunan sementara.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Jenis Konstruksi Bangunan Baja<\/strong><\/h2>\n<p>Penerapan rangka baja mendukung struktur bangunan yang mendorong terciptanya berbagai jenis konstruksi bangunan baja.<\/p>\n<h3><strong>1. Conventional Steel Fabrication<\/strong><\/h3>\n<p>Dalam pelaksanaannya, konstruksi bangunan baja atau fabrikasi baja melibatkan pemotongan bagian-bagian baja sesuai dengan panjang yang ditentukan dan kemudian pengelasannya untuk membuat struktur akhir. Fabrikasi baja dapat dilakukan di lokasi konstruksi atau di bengkel, tergantung pada rencana dan persyaratan.<\/p>\n<h3><strong>2. Bolted Steel Construction<\/strong><\/h3>\n<p>Konstruksi ini dilakukan dengan merakit komponen baja yang telah dibuat sebelumnya di pabrik. Konstruksi baja yang dibaut dapat dilakukan dengan cepat di lokasi, termasuk mengangkat komponen dan memasang baut.<\/p>\n<h3><strong>3. Light Gauge Steel Construction<\/strong><\/h3>\n<p>Konstruksi ini diaplikasikan pada bangunan tempat tinggal untuk menggantikan kayu yang rentan lapuk. Material yang digunakan ringan dan dikenal sebagai <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/cold-formed-steel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cold-formed steel<\/a>. Material ini dipilih untuk konstruksi bangunan karena dapat dibentuk pada suhu ruangan atau tanpa panas tinggi.<\/p>\n<h2><strong>Beli Bangunan Rangka Baja di Tradecorp, Apa Keuntungannya?<\/strong><\/h2>\n<p>Tradecorp Indonesia menyediakan bangunan rangka baja berkualitas tinggi yang menjamin ketahanan dan integritas struktural yang tahan lama sekaligus menawarkan manfaat penghematan biaya. Konstruksi rangka baja yang dibentuk dingin (LGS) mereka menawarkan banyak keunggulan.<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Umur Panjang. Umur rangka baja ringan dari Tradecorp dapat mencapai 50-70 tahun.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Tahan Korosi. Baja ringan dari Tradecorp dilapisi dengan hot-dip galvanizing pada 275 gram per meter persegi sehingga tahan terhadap korosi.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Tahan Gempa. Struktur bangunan rangka baja Tradecorp dirancang untuk menyerap guncangan sehingga rumah tidak mudah rusak.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Tahan Angin. Rumah yang dibangun dengan rangka baja dari Tradecorp dapat menahan angin kencang.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Bangunan Bertingkat. Rangka baja dari Tradecorp dapat digunakan untuk membangun bangunan bertingkat hingga tiga tingkat.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Bagaimana Tradecorp menggunakan Baja Bentuk Dingin dalam Konstruksi Bangunan?<\/strong><\/h2>\n<h3><strong>Concrete Casting<\/strong><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-11764 size-jnews-750x536\" src=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Concrete-Casting-600x536.webp\" alt=\"Concrete Casting\" width=\"600\" height=\"536\" title=\"\"><\/p>\n<h3><strong>Plumbing<\/strong><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-11765 size-jnews-750x536\" src=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Plumbing-600x536.webp\" alt=\"Plumbing\" width=\"600\" height=\"536\" title=\"\"><\/p>\n<h3><strong>Wiremesh Installation<\/strong><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-11766 size-jnews-750x536\" src=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Wiremesh-Installation-600x536.webp\" alt=\"Wiremesh Installation\" width=\"600\" height=\"536\" title=\"\"><\/p>\n<h3><strong>Box Control<\/strong><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-11767 size-jnews-750x536\" src=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Box-Control-600x536.webp\" alt=\"Box Control\" width=\"600\" height=\"536\" title=\"\"><\/p>\n<h3><strong>Installation<\/strong><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-11768 size-jnews-750x536\" src=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Installation-600x536.webp\" alt=\"Installation\" width=\"600\" height=\"536\" title=\"\"><\/p>\n<h3><strong>Assembly<\/strong><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-11769 size-jnews-750x536\" src=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Assembly-600x536.webp\" alt=\"Assembly\" width=\"600\" height=\"536\" title=\"\"><\/p>\n<h3><strong>Finishing<\/strong><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-11770 size-jnews-750x536\" src=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Finishing-600x536.webp\" alt=\"Finishing\" width=\"600\" height=\"536\" title=\"\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Building with steel frame atau bangunan rangka baja adalah bangunan dengan konstruksi berbasis rangka baja yang menciptakan bangunan kokoh dengan struktur yang solid dan kuat. Penggunaan bangunan rangka baja menawarkan keuntungan, seperti konstruksi yang lebih cepat, tahan api, dan tahan korosi. Building with steel frame dikategorikan berdasarkan berat materialnya: konstruksi rangka baja berat dan ringan. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":11797,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"2","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"0","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"1","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"footnotes":""},"categories":[110],"tags":[],"class_list":["post-13347","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-referensi"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13347","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13347"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13347\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11797"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13347"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13347"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13347"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}