{"id":5474,"date":"2023-05-09T16:11:04","date_gmt":"2023-05-09T09:11:04","guid":{"rendered":""},"modified":"2025-12-19T10:17:40","modified_gmt":"2025-12-19T03:17:40","slug":"cara-mengatur-stok-barang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/cara-mengatur-stok-barang\/","title":{"rendered":"6 Cara Mengatur Stok Barang, Terapkan Sekarang!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mengatur stok barang yang tepat merupakan hal yang harus diterapkan oleh para pelaku bisnis untuk mengoptimalkan keuntungan. <\/span><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/manajemen-gudang-yang-baik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Manajemen gudang yang baik<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> akan memberikan kemudahan dalam pengecekan data, sedangkan bila sistem pendataan buruk, maka dapat berdampak negatif pada arus kas. Disamping itu, produk yang tidak dirawat dengan baik dapat memakan terlalu banyak ruang, rusak atau hilang, sehingga dapat meningkatkan biaya bisnis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara masalah manajemen sesekali mungkin terjadi kesalahan, namun jika terjadi secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">intens<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, maka perubahan harus dilakukan. Memahami cara mengatur stok barang di gudang Anda dengan benar sangat penting untuk menghindari keterlambatan dalam operasi bisnis yang pada akhirnya dapat membuat pelanggan tidak puas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memenuhi kebutuhan gudang portable menggunakan kontainer menjadi solusi tempat penyimpanan sementara atau di lokasi terpencil. Dengan menyediakan tempat yang aman, Anda dapat mengatur stok barang dengan lebih leluasa. Simak ulasan lengkap seputar<a href=\"http:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/portacamp-ideal-di-tambang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> porta camp<\/a>, <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/modular\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">modular<\/a> building, dan <\/span><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>kontainer <\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">dari Tradecorp Indonesia. Informasi lain seputar <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/dragline-excavator\/\">fungsi dragline<\/a>,<a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/ekspor-yang-menjanjikan\/\"> ekspor yang menjanjikan<\/a>, <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/konstruksi-gudang-sederhana\/\">konstruksi gudang sederhana<\/a>, dan lain sebagainya di blog kami.<\/span><\/p>\n<h2><b>6 Cara Mengatur Stok Barang<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-5484\" src=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/6-Cara-Mengatur-Stok-Barang-Terapkan-Sekarang-1-300x150.jpg\" alt=\"cara mengatur stok barang\" width=\"1156\" height=\"578\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/6-Cara-Mengatur-Stok-Barang-Terapkan-Sekarang-1-300x150.jpg 300w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/6-Cara-Mengatur-Stok-Barang-Terapkan-Sekarang-1-768x383.jpg 768w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/6-Cara-Mengatur-Stok-Barang-Terapkan-Sekarang-1-360x180.jpg 360w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/6-Cara-Mengatur-Stok-Barang-Terapkan-Sekarang-1-750x374.jpg 750w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/6-Cara-Mengatur-Stok-Barang-Terapkan-Sekarang-1.jpg 996w\" sizes=\"(max-width: 1156px) 100vw, 1156px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa cara yang dapat Anda terapkan untuk mengatur stok barang di gudang terjaga dengan baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Memastikan Ketersediaan Ruang Gudang\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mengatur stok barang yang pertama yaitu memastikan bahwa Anda memiliki tempat atau gudang yang akan siap dipakai. Bahkan jika Anda tidak memiliki gudang, Anda dapat memanfaatkan ruang yang ada secara maksimal. Misalnya dengan memanfaatkan<\/span><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/container-self-storage-indonesia-id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <b>kontainer sebagai gudang portable<\/b> <\/a><span style=\"font-weight: 400;\">yang dapat dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Anda dapat memodifikasi rak penyimpanan barang di gudang untuk memudahkan Anda mengorganisir barang. Walaupun bisnis Anda masih kecil, sebaiknya Anda menyiapkan area ini untuk penyimpanan. Jika ruang yang tersedia masih belum cukup, <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/product-tag\/storage-container-sale\/\">storage<\/a> kontainer dapat diperluas sesuai dengan kebutuhan Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Buat Daftar Kode Pada Setiap Barang<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penting untuk memberikan kode pada setiap item untuk memudahkan penemuan barang tertentu. Cara mengatur stok barang dengan membuat daftar kode ini dapat dilakukan oleh perusahaan yang berwenang. Umumnya kode berunsurkan warna, angka huruf, ataupun penggunaan barcode. Kode tersebut bertujuan untuk memudahkan pelacakan posisi produk. Mencari produk di gudang tanpa kode akan sulit dan memakan waktu.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Cara Mengatur Stok Barang dengan Mengelompokkan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Guna mengatur stok barang secara efisien, sebaiknya dilakukan pemisahan atau pengelompokan stok. Barang lama dan baru harus dipisahkan agar stok lama bisa dijual terlebih dahulu dan barang tidak kadaluarsa di gudang.\u00a0 Cara mengatur stok barang ini juga melibatkan pemisahan barang yang terjual dan tidak terjual, guna memudahkan pembuangan barang selama penjualan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Disamping itu, pengelompokkan barang mahal dan barang murah juga sebaiknya dipisahkan guna memudahkan pengecekan dan meminimalisir kerugian barang. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan persediaan barang-barang secara berkala.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Membuat Perkiraan Kapan Stok Akan Habis<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain menghitung jumlah maksimal bahan baku yang bisa dikonsumsi, Anda juga perlu membuat perkiraan kapan perkiraan barang tersebut akan habis. Anda dapat mengisi kembali item sebelum kehabisan dan mencegah <\/span><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/masalah-pergudangan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">masalah pergudangan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dapat terjadi..<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mengatur stok barang ini dapat dimulai dengan membuat daftar berapa banyak barang yang biasanya terjual setiap hari. Kemudian Anda tinggal menghitung persediaan barang yang tersedia saat ini. <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Tanggal_kedaluwarsa#:~:text=Tanggal%20kedaluwarsa%20(ragam%20tak%20baku,barang%2Dbarang%20yang%20mudah%20rusak.\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Tanggal kadaluarsa<\/a> produk kemudian dapat ditentukan dari sana.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Membuat Stok Cadangan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perhatikan siklus marketing bisnis Anda, apakah kira-kira perusahaan Anda sering terlibat dalam berbagai event, acara diskon, atau harbolnas? Beberapa kegiatan tersebut dapat membuat stok secara tiba-tiba menipis dan Anda akan kehabisan stok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda harus belajar untuk mencegah kekurangan barang dan penipisan stok karena kelangkaan. Salah satunya adalah kemampuan untuk membuat stok cadangan untuk mengontrol penjualan produk.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Menerapkan Stok Opname<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gudang bukanlah tempat yang aman, sekalipun sudah menerapkan SOP <\/span><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/penyimpanan-barang-di-gudang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>penyimpanan barang di gudang<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Peristiwa yang tidak diinginkan seperti barang hilang, hancur, atau dipindahkan tanpa peringatan adalah hal biasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, informasi yang berkaitan dengan jumlah produk yang sebenarnya ada di gudang akan berbeda dari yang tercatat. Melakukan stok opname dengan rutin sangat penting supaya Anda dapat mengetahui perbandingan data persedian barang dan barang secara fisik.\u00a0<\/span><\/p>\n<blockquote><p><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/modular-container-ideal-kantor\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Baca Juga : Alasan Modular Container Ideal Jadi Kantor<\/strong><\/a><\/p><\/blockquote>\n<h2><b>Keuntungan Mengatur Stok Barang Gudang<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila cara mengatur stok barang dikelola secara efektif, jumlah barang yang perlu dibuat atau dipesan untuk siklus penjualan berikutnya dapat diprediksi. Hal ini untuk mengurangi kemungkinan kelebihan persediaan dan mencegah kerugian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Warehouse Management mengacu pada kerangka kerja untuk mengontrol penyimpanan dan distribusi barang, memastikan bahwa barang dikirim ke konsumen dalam jumlah yang tepat dan waktu tertentu, sambil disimpan dalam kondisi sebaik mungkin. Beberapa manfaat mengatur stok barang di gudang dengan baik, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meningkatkan pelayanan distribusi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memberikan data dan informasi yang akurat, terkini dan terverifikasi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kontrol akses dan pemantauan yang jelas.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>FAQ<\/b><\/h2>\n<h3><b>Faktor apa saja yang menyebabkan Out Of Stock?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan bisnis kehabisan stok barang yaitu perihal data yang tidak akurat, tidak membuat stok cadangan, manajemen orang maupun teknologi yang kurang baik, komunikasi yang buruk dengan supplier hingga keterbatasan modal.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Cara menghabiskan stok barang dengan cara apa saja?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa cara untuk menghabiskan stok barang yang cukup efektif yaitu mengubah tampilan produk, mencetuskan ide promosi yang menarik, menerapkan program diskon atau kampanye <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">giveaway<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3><b>Apa itu safety stock?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Safety stock merupakan sistem yang menghadirkan ketersediaan lebih pada barang yang disimpan, sebagai opsi menghadapi fluktuasi permintaan dan ketidakpastian rantai pasokan. Sebuah bisnis diharuskan untuk menyimpan cadangan atau stok guna mengurangi keterbatasan barang saat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">demand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">naik. <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara mengatur stok barang yang tepat merupakan hal yang harus diterapkan oleh para pelaku bisnis untuk mengoptimalkan keuntungan. Manajemen gudang yang baik akan memberikan kemudahan dalam pengecekan data, sedangkan bila sistem pendataan buruk, maka dapat berdampak negatif pada arus kas. Disamping itu, produk yang tidak dirawat dengan baik dapat memakan terlalu banyak ruang, rusak atau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":5485,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"footnotes":""},"categories":[489],"tags":[1393,1425,1399],"class_list":["post-5474","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-cara-mengatur-stok-barang","tag-storage","tag-warehouse-manager"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5474","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5474"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5474\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5485"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5474"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5474"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5474"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}