{"id":750,"date":"2021-07-19T10:48:33","date_gmt":"2021-07-19T03:48:33","guid":{"rendered":""},"modified":"2026-03-27T16:59:12","modified_gmt":"2026-03-27T09:59:12","slug":"tempat-tunawisma-dari-kontainer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/tempat-tunawisma-dari-kontainer\/","title":{"rendered":"Tempat Tinggal bagi Tunawisma dari Kontainer"},"content":{"rendered":"<p>Newark, sebuah kota di negara bagian New Jersey, Amerika Serikat, memperkenalkan tempat penampungan tunawisma yang terbuat dari kontainer yang dikonversi menjadi rumah<\/p>\n<p>Sakinah Hoyte dari kota Newark menahan air mata saat dia membuka sebuah area yang diisi dengan tujuh container yang diubah untuk menampung 24 penduduk tanpa alamat untuk program percontohan selama 90 hari sementara menunggu ditempatkan di rumah yang lebih permanen.<\/p>\n<p>\u201cKami telah mampu melakukan apa yang sebelumnya terasa mustahil, yaitu sebuah tempat yang bermartabat, dan aman dimana tunawisma bisa berlindung. Ini mencerminkan perhatian yang besar bagi golongan penduduk yang paling rentan,\u201d kata Hoyte pada hari Senin saat dia dan pejabat lainnya mengumumkan pembukaan tempat tersebut.<\/p>\n<p>Sebidang tanah milik kota Newark telah kosong selama bertahun-tahun, tetapi pada hari Senin itu dijuluki \u201cHope Village\u201d. Pejabat kota berharap tempat ini akan berfungsi sebagai batu loncatan bagi tunawisma yang diidentifikasi oleh pemerintah kota untuk beralih dari golongan yang paling mungkin meninggal karena kondisinya sebagai tunawisma menjadi penghuni rumah <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/bangunan-permanen-dan-semi-permanen\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">semi permanen<\/a> yang aman dari angin, hujan dan suhu dingin.<\/p>\n<p>\u201cIni adalah bagian dari rencana yang lebih besar untuk membebaskan Kota tunawisma di kota Newark. karena tidak ada tempat bagi mereka untuk berlindung,\u201d kata Walikota Ras Baraka, \u201ckarena tempat penampungan mungkin tidak aman atau memadai. atau karena mereka benar-benar merasa tidak ingin berada di tempat-tempat ini. Inilah mengapa hal ini menjadi sangat penting hari ini.\u201d<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-756\" src=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/newark-container-home-3-300x108.jpg\" alt=\"kontainer\" width=\"1075\" height=\"387\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/newark-container-home-3-300x108.jpg 300w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/newark-container-home-3-768x275.jpg 768w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/newark-container-home-3-750x269.jpg 750w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/newark-container-home-3-1140x409.jpg 1140w\" sizes=\"(max-width: 1075px) 100vw, 1075px\" \/><\/p>\n<h2>Fasilitas tunawisma ini terdiri dari tujuh kontainer dengan 20 kamar seperti asrama yang memiliki tempat tidur susun, pemanas udara, dan lemari kecil.<\/h2>\n<p>Dua struktur di tempat ini memiliki kamar mandi.<\/p>\n<p>Kontainer ini memiliki kemampuan untuk menampung hingga 40 orang karena ada tempat tidur susun di setiap kamar. Shelter juga akan digunakan bagi mereka yang mengungsi akibat kebakaran atau banjir. Beberapa ruang juga akan dialokasikan bagi mereka yang membutuhkan tempat berteduh selama cuaca dingin.<\/p>\n<p>Penduduk di desa tersebut akan menerima voucher dari Otoritas Perumahan Newark setelah masa tinggal mereka selesai sehingga mereka dapat memperoleh perumahan permanen, kata pejabat kota. Situs ini juga akan tetap ada setelah program percontohan berakhir, tetapi lebih banyak dana akan dibutuhkan untuk membuatnya tetap berjalan.<\/p>\n<p>Proyek ini menelan biaya US$900.000 dan dibayar dengan dana CARES Act federal, hibah Cold Blue dan dana dari pemerintah kota, kata pejabat Newark. Pandemi telah membuat tempat penampungan dengan kamar individu lebih diperlukan, dan kota Newark telah menggunakan biaya untuk menempatkan ratusan orang di hotel untuk menghentikan penyebaran virus.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/modular\/modhouse\/\">Container House, Solusi Rumah untuk Generasi Millenial<\/a><\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/modular\/modhouse\/\">Tempat tidur juga berkurang di tempat penampungan tradisional selama pandemi, yang sebagian disebabkan oleh cuaca dingin yang ekstrem di musim dingin ini dan kesulitan ekonomi yang disebabkan oleh virus corona.<\/a><\/p>\n<p>Newark Hope Village dirancang oleh organisasi nirlaba yang berbasis di California bernama Homes 4 the Homeless dan dibangun oleh sebuah perusahaan di luar Texas. Wakil Presiden Homes 4 the Homeless Mike Loganbill mengatakan dia dan timnya menghabiskan satu bulan di Newark untuk membangun proyek, yang mengalami banyak perlambatan karena cuaca bersalju dan virus corona.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-751\" src=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/newark-container-home-1-300x144.jpg\" alt=\"kontainer\" width=\"1045\" height=\"340\" title=\"\">\u201cMisi kami benar-benar menyediakan perumahan kontainer dengan biaya serendah mungkin sehingga uang dapat mengalir ke tempat yang benar-benar dibutuhkan: dalam layanan yang mendukung \u2014 mencakup layanan \u2014 untuk benar-benar membantu orang-orang yang membutuhkannya,\u201d kata Loganbill.<\/p>\n<p>United Community Corporation akan menyediakan layanan pendukung bagi mereka yang tinggal di lokasi ini. Banyak yang akan tinggal di desa itu adalah orang-orang tunawisma yang sering mengunjungi koridor Stasiun Penn, kata pejabat kota.<\/p>\n<p>\u201cOrang-orang tidak boleh tidur di jalan,\u201d kata Direktur Eksekutif <a href=\"https:\/\/www.guidestar.org\/profile\/22-1761128\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">United Community Corporation Craig Mainor.<\/a> &#8220;Orang-orang tidak boleh tidur di bangku dan selalu cemas dari mana makanan berikutnya akan datang.&#8221;<\/p>\n<p>Newark Working Kitchens, yang membayar restoran untuk membuat makanan bagi mereka yang paling membutuhkan, akan menyajikan makan siang kepada para penghuni setiap hari selama program berlangsung. Mitra lain juga membantu meluncurkan situs termasuk Project for Empty Space, Rorschach Collective, Project My Brother&#8217;s Keeper, dan UCC YouthBuild.<\/p>\n<p>Mantan Chief Operating Officer Newark Natasha Rogers juga membantu mengamankan pendanaan untuk proyek tersebut selama masa jabatannya.<\/p>\n<p>\u201cSaya sedikit berlinang air mata,\u201d kata Rogers. \u201cIni adalah kolaborasi yang sangat besar.\u201d<\/p>\n<p>Proyek kontainer ini juga mendapat pujian dari setidaknya satu aktivis, Munirah Bomani, yang telah lama mengkritik tanggapan kota terhadap tunawisma. Tapi dia bilang dia masih ingin pejabat di kota ini untuk berbuat lebih banyak.<\/p>\n<p>\u201cAkhirnya, jutaan dolar yang dialokasikan untuk pencegahan tunawisma dimanfaatkan dengan baik di bawah kepemimpinan Sakinah Hoyte,\u201d kata Bomani.<\/p>\n<p>\u201cHope Village\u201d di Newark hanyalah salah satu dari beberapa inisiatif yang diluncurkan kota itu pada tahun lalu untuk mengatasi tunawisma. Pemerintah kota berencana untuk membuka tempat penampungan tunawisma di lokasi bekas sekolah dan menjanjikan US$ 2 juta kepada pengembang untuk membangun 100 unit perumahan permanen bagi orang-orang yang tunawisma.<\/p>\n<p>Rumah merupakan sebuah tempat tinggal yang menjadi kebutuhan pokok setiap manusia. Penuhi ruang serbaguna untuk tempat tinggal, asrama, kantor proyek, gudang portable, dan lain sebagainya dengan menggunakan <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/modular\/\">rumah modular<\/a>. <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/modular\/\">Dapatkan informasi lebih lanjut dari penyedia jasa peti kemas PT Tradecorp Indonesia yang menawarkan berbagai pilihan dan ukuran rumah modular.<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Newark, sebuah kota di negara bagian New Jersey, Amerika Serikat, memperkenalkan tempat penampungan tunawisma yang terbuat dari kontainer yang dikonversi menjadi rumah Sakinah Hoyte dari kota Newark menahan air mata saat dia membuka sebuah area yang diisi dengan tujuh container yang diubah untuk menampung 24 penduduk tanpa alamat untuk program percontohan selama 90 hari sementara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":752,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","video":"","gallery":"","source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0","post_calculate_word_method":"str_word_count"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[57,49,480,16,63,481],"class_list":["post-750","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-container","tag-kontainer","tag-kontainer-modifikasi","tag-kontainer-tunawisma","tag-rumah-container","tag-rumah-kontainer","tag-tunawisma"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/750","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=750"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/750\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21977,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/750\/revisions\/21977"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/752"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=750"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=750"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=750"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}