{"id":8861,"date":"2023-12-11T09:32:28","date_gmt":"2023-12-11T02:32:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blog.kontainerindonesia.co.id\/?p=8861"},"modified":"2026-04-09T14:30:48","modified_gmt":"2026-04-09T07:30:48","slug":"suhu-penyimpanan-makanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/suhu-penyimpanan-makanan\/","title":{"rendered":"Suhu Penyimpanan Makanan yang Terbaik &#038; Caranya yang Tepat"},"content":{"rendered":"<p>Suhu penyimpanan makanan adalah suhu yang direkomendasikan agar makanan terhindar dari kerusakan akibat perkembangan bakteri. Karena makanan terdiri dari banyak jenis, suhu yang direkomendasikan pun berbeda antara satu makanan dan makanan lainnya. Selain jenis, lamanya penyimpanan makanan, baik itu di cold storage maupun dry storage, juga berpengaruh<\/p>\n<p>Makanan bisa disimpan pada suhu antara -18\u00b0C dan &gt;60\u00b0C. Untuk seberapa lama penyimpanannya, makanan dapat disimpan selama antara 3 hari dan 1 minggu. Lagi-lagi penetapan suhu penyimpanan makanan ini bergantung pada jenis makanannya.<\/p>\n<p>Pengaturan suhu penyimpanan makanan yang tepat memberi keuntungan karena makanan menjadi awet dan masih tetap terasa segar.<\/p>\n<h2><strong>Berapakah Suhu Penyimpanan Makanan yang Baik?<\/strong><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-8866 size-full\" src=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Suhu-Penyimpanan-Makanan-yang-Baik-untul-Cold-Storage-Container.webp\" alt=\"Suhu Penyimpanan Makanan yang Baik untul Cold Storage Container\" width=\"600\" height=\"600\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Suhu-Penyimpanan-Makanan-yang-Baik-untul-Cold-Storage-Container.webp 600w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Suhu-Penyimpanan-Makanan-yang-Baik-untul-Cold-Storage-Container-300x300.webp 300w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Suhu-Penyimpanan-Makanan-yang-Baik-untul-Cold-Storage-Container-150x150.webp 150w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Suhu-Penyimpanan-Makanan-yang-Baik-untul-Cold-Storage-Container-75x75.webp 75w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Suhu-Penyimpanan-Makanan-yang-Baik-untul-Cold-Storage-Container-350x350.webp 350w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Makanan secara umum terbagi menjadi makanan kering dan beku. Wadah penyimpanannya pun juga berbeda, yaitu <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/product-category\/specialized-shipping-container\/storage-shipping-container\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dry storage<\/a> dan <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/cold-storage\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cold storage<\/a>.<\/p>\n<p>Baik dry storage maupun cold storage, kedua istilah tersebut merujuk pada tempat penyimpanan atau gudang.<\/p>\n<p>Dry storage adalah tempat penyimpanan atau gudang yang didesain khusus sebagai fasilitas penyimpanan barang atau muatan yang tak memerlukan suhu dan kelembapan khusus.<\/p>\n<p>Sementara cold storage adalah ruang penyimpanan atau gudang khusus yang dilengkapi mesin berpendingin untuk menyimpan produk atau muatan yang rentan rusak, seperti daging, ikan, ataupun produk susu.<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Suhu penyimpanan makanan yang direkomendasikan mulai dari 4\u00b0C untuk penyetelan mesin <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/refrigerated-shipping-containers-id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">refrigerator<\/a> dan penyetalan mesin freezer pada suhu -18\u00b0C.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Jika menyesuaikan dengan jenis makanan semisal makanan kering (tak perlu temperatur khusus), temperatur ideal untuk dry storage berada di rentang antara 10\u00b0C dan 21\u00b0C.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Suhu penyimpanan bahan makanan basah adalah 10\u00b0C hingga 15\u00b0C, seperti minuman, buah, dan sayuran. Untuk makanan berprotein yang akan diolah, penyimpanan dinginnya (chilling) berada di suhu 4\u00b0C hingga 10\u00b0C.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Suhu penyimpanan makanan matang berbeda. Penyimpanan makanan panas di atas 60\u00b0C, penyimpanan makanan dingin di bawah 4\u00b0C, makanan sisa di bawah 5\u00b0C, makanan di lemari pendingin pada suhu 10\u00b0C hingga 15\u00b0C, makanan siap santap atau telur pada suhu\u00a0 1\u00b0C hingga 4\u00b0C.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Tabel Suhu Penyimpanan Bahan Makanan<\/strong><\/h2>\n<p>Menyetel suhu penyimpanan bahan makanan yang tepat itu penting supaya kerusakan bisa dicegah, perkembangan bakteri dihambat, dan kualitas bahan makanan tetap terjaga. Penyetelan suhu rendah bisa menghambat pertumbuhan jamur dan mikoorganisme lain. Cek tabel suhu penyimpanan bahan makanan berikut ini.<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Bahan Makanan<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Suhu<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Kemangi, akar jahe, jeruk nipis<\/td>\n<td>12-15\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Avokad matang, bawang kering, pisang (setelah matang)<\/td>\n<td>12-15\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Semangka, tomat utuh<\/td>\n<td>12-15\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Semua kentang kering<\/td>\n<td>12-15\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Semua ubi jalar kering<\/td>\n<td>12-15\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Lemon, mangga, courgette (zucchini)<\/td>\n<td>7-10\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>paprika, labu, mentimun, melon utuh, buncis utuh<\/td>\n<td>7-10\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Kerang mentah dalam cangkang<\/td>\n<td>1,6-4,5\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Dressing atau saus<\/td>\n<td>1,6-3,3\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Keju dan telur pasteurisasi proses<\/td>\n<td>(-5)-4,5\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Kerang mentah yang telah dikupas<\/td>\n<td>(-5)-4,5\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Semua beri, semua buah, sayuran potong siap pakai<\/td>\n<td>1,1-2,2\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Brokoli, bawang, seledri, artichoke<\/td>\n<td>1,1-2,2\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Wortel, jagung, asparagus, kale, bawang prei<\/td>\n<td>1,1-2,2\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Daging masak, unggas, seafood<\/td>\n<td>(-5)-1,7\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Salad yang mudah busuk<\/td>\n<td>(-5)-1,7\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Jus yang didinginkan, produk susu cair<\/td>\n<td>(-5)-1,7\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Produk susu budaya, mentega dan keju<\/td>\n<td>(-5)-1,7\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Margarin<\/td>\n<td>(-5)-1,7\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Ikan mentah<\/td>\n<td>(-1,1)-1,1\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Daging mentah\/unggas<\/td>\n<td>(-2,2)-0\u00b0C<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Makanan beku<\/td>\n<td>(-17,8\u00b0C)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Es krim<\/td>\n<td>(-23\u00b0C)<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Sebagai tambahan, suhu penyimpanan makanan jenis telur, susu dan hasil olahannya adalah\u00a0 (-1\u00b0C) sampai (-7\u00b0C). Penyimpanan bahan makanan di dalam cold storage haruslah terpisah dengan membaginya di rak-rak yang berbeda. Seba mencampur semua makanan dalam satu wadah dapat menyebabkan munculnya kontaminasi yang mengakibatkan kerusakan makanan.<\/p>\n<h2><strong>Cara Penyimpanan Bahan Makanan Kering dan Basah<\/strong><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-8867 size-full\" src=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Cara-Penyimpanan-Bahan-Makanan-Kering-dan-Basah.webp\" alt=\"Cara Penyimpanan Bahan Makanan Kering dan Basah\" width=\"600\" height=\"600\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Cara-Penyimpanan-Bahan-Makanan-Kering-dan-Basah.webp 600w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Cara-Penyimpanan-Bahan-Makanan-Kering-dan-Basah-300x300.webp 300w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Cara-Penyimpanan-Bahan-Makanan-Kering-dan-Basah-150x150.webp 150w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Cara-Penyimpanan-Bahan-Makanan-Kering-dan-Basah-75x75.webp 75w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Cara-Penyimpanan-Bahan-Makanan-Kering-dan-Basah-350x350.webp 350w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p>Salah satu cara penyimpanan bahan makanan agar tidak rusak adalah penyimpanannya tidak dicampur dalam satu wadah. Selain itu, ada bebarapa hal yang perlu diperhatikan dalam cara penyimpanannya, khususnya penyimpanan makanan kering dan basah.<\/p>\n<h3><strong>Cara Penyimpanan Bahan Makanan Kering<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Suhu\/temperatur: 19\u00b0C-20\u00b0C, hindari ruangan gelap dan lembap.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Ventilasi: Udara kering dan ruang penyimpanan dilengkapi ventilasi yang baik.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Penyimpanan: Tempatkan makanan kering di tempat tersendiri, harus terpisah, dan manfaatkan wadah gelas ataupun plastik untuk meminimalkan udara.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Rak: Jarak antara rak dan dinding lantai minimal 15 cm dan jaraknya dengan langit-langit minimal 60 cm. Gunakan rak yang gampang dibersihkan dan dipindahkan.<\/li>\n<\/ul>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/fungsi-chest-freezer\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 Fungsi Chest Freezer dan Keuntungannya<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/suhu-penyimpanan-sayuran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Suhu Penyimpanan Sayuran yang Ideal &amp; Terbaik agar Awet<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/suhu-chiller-yang-baik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Suhu Chiller yang Baik untuk Simpan Makanan &amp; Pengaturannya<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/perbedaan-chiller-dan-freezer\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">3 Perbedaan Chiller dan Freezer Serta Fungsinya<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/cold-storage\/susu\/\">Tradecorp Cold Storage Untuk Penyimpanan Susu\u00a0<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h3><strong>Cara Penyimpanan Bahan Makanan Basah<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Penyimpanan: Tempatkan di <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/fungsi-freezer\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">freezer<\/a> atau refrigerator dengan suhu 0\u00b0C-10\u00b0C.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Tempat penyimpanan: Tempatkan makanan basah di tempatnya tesendiri dan harus terpisah.<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Suhu penyimpanan makanan adalah suhu yang direkomendasikan agar makanan terhindar dari kerusakan akibat perkembangan bakteri. Karena makanan terdiri dari banyak jenis, suhu yang direkomendasikan pun berbeda antara satu makanan dan makanan lainnya. Selain jenis, lamanya penyimpanan makanan, baik itu di cold storage maupun dry storage, juga berpengaruh Makanan bisa disimpan pada suhu antara -18\u00b0C dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":8863,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","video":"","gallery":"","source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"2","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"0","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"1","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0","post_calculate_word_method":"str_word_count"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"footnotes":""},"categories":[110],"tags":[],"class_list":["post-8861","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-referensi"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8861","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8861"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8861\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22365,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8861\/revisions\/22365"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8863"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8861"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8861"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8861"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}