{"id":8886,"date":"2023-12-11T15:45:20","date_gmt":"2023-12-11T08:45:20","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blog.kontainerindonesia.co.id\/?p=8886"},"modified":"2026-03-31T17:35:12","modified_gmt":"2026-03-31T10:35:12","slug":"cara-kerja-freezer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/cara-kerja-freezer\/","title":{"rendered":"Cara Kerja Freezer dalam Proses Pembekuan Plus Perawatannya"},"content":{"rendered":"<p>Cara kerja freezer pada dasarnya adalah mengambil panas yang berasal dari muatan-muatan yang tersimpan kemudian temperaturnya perlahan-lahan diturunkan sampai akhirnya muatan-muatan membeku. Proses pengambilan panas dari muatan-muatan ini dilakukan refrigeran yang beredar di dalam ruang penyimpanan.<\/p>\n<p>Refrigeran adalah zat atau bahan dalam sistem pendingin yang bekerja dengan menyerap panas lalu menguap pada temperatur dan tekanan rendah. Refrigeran kemudian melepaskan panas saat suhu dan tekanannya tinggi.<\/p>\n<p>Dengan cara kerja freezer ini, bahan makanan yang mensyaratkan suhu penyimpanan khusus dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama. Itulah kenapa freezer memiliki banyak kegunaan untuk:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">menyimpan bahan makanan,<\/li>\n<li aria-level=\"1\">menyimpan makanan dan minuman olahan,<\/li>\n<li aria-level=\"1\">membuat es batu,<\/li>\n<li aria-level=\"1\">memperpanjang usia penyimpanan bahan makanan,<\/li>\n<li aria-level=\"1\">membuat lilin tahan lama,<\/li>\n<li aria-level=\"1\">mengawetkan benih tanaman.<\/li>\n<\/ul>\n<p><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/apa-itu-cold-storage-container-pengertian-4-fungsi-dan-jenis-jenisnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cold Storage adalah<\/a> sistem penyimpanan yang menggunakan refrigeran. Semua kegunaan freezer tersebut dibutuhkan para pelaku usaha, seperti pemilik restoran, pelaku usaha agrikultur, pelaku usaha peternakan, hingga pelaku usaha perikanan.<\/p>\n<h2><strong>Cara Kerja Freezer dan Tahapan-Tahapannya<\/strong><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-8889 size-full\" src=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Cara-Kerja-Freezer-dan-Tahapan-Tahapannya.webp\" alt=\"Cara Kerja Freezer dan Tahapan-Tahapannya\" width=\"600\" height=\"600\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Cara-Kerja-Freezer-dan-Tahapan-Tahapannya.webp 600w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Cara-Kerja-Freezer-dan-Tahapan-Tahapannya-300x300.webp 300w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Cara-Kerja-Freezer-dan-Tahapan-Tahapannya-150x150.webp 150w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Cara-Kerja-Freezer-dan-Tahapan-Tahapannya-75x75.webp 75w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Cara-Kerja-Freezer-dan-Tahapan-Tahapannya-350x350.webp 350w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p>Penyerapan panas muatan-muatan yang tersimpan ini berlangsung secara perlahan dan bertahap. Berikut ini tahap-tahapan freezer menyerap panas hingga membuat muatan ataupun produk tersimpan membeku.<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Panas dapat diserap dari muatan-muatan tersimpan karena ada peran refrigeran di dalam sistem pendingin.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Refrigeran dikenal sebagai freon atau puron yang merupakan zat kimia berwujud air yang berubah menjadi gas setelah melalui evaporator.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Sebelum berubah menjadi gas, refrigeran yang beredar di ruang penyimpanan semisal <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/cold-storage\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cold storage<\/a> mengambil dan mengumpulkan panas yang berasal dari muatan.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Gas panas menuju kondesor lalu melepas panas karena peran kipas kondensor.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Gas lalu beralih menjadi semi liquid melalui filter dan mengubah tekanan tinggi menjadi tekanan rendah. Gas pun berubah menjadi kabut dingin.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kabut dingin kemudian mengalamai proses evaporasi atau penyerapan panas muatan. Proses berlangsung terus-menerus hingga ruang penyimpanan mencapai suhu yang telah diatur.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Cara Perawatan Freezer<\/strong><\/h2>\n<p>Penggunaan freezer dapat berlangsung untuk jangka waktu yang lama jika perawatannya dilakukan dengan benar. Perawatan freezer bisa dilakukan sendiri dengan memerhatikan hal-hal simpel berikut ini.<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Pelajari panduan manual seputar freezer, termasuk bagian perawatannya.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Penempatan freezer sebaiknya berada di area dengan temperatur stabil.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Periksa temperatur secara berkala.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Pembersihan yang termasuk pembersihan bagian dalam secara rutin.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Pakailah pembersih yang ringan.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Penyimpanan makanan panas di dalam freezer sebaiknya dihindari.<\/li>\n<\/ul>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/suhu-penyimpanan-daging\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">6 Tips Atur Suhu Penyimpanan Daging Pakai Cold Storage<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/suhu-penyimpanan-makanan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Suhu Penyimpanan Makanan yang Terbaik &amp; Caranya yang Tepat<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p>Perawatan <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/cold-storage\/susu\/\">freezer<\/a> <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/cold-storage\/susu\/\">\/<\/a> <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/cold-storage\/susu\/\">cold storage<\/a> lainnya yang Anda dapat lakukan adalah melakukan pembersihan. Berikut ini cara membersihkan freezer.<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Matikan freezer.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Keluarkan semua muatan yang disimpan.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Tunggu sampai bunga es mencair.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Bersihkan noda.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Hidupkan kembali freezer.<\/li>\n<\/ul>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga:<a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/fungsi-chest-freezer\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> 5 Fungsi Chest Freezer dan Keuntungannya<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/suhu-penyimpanan-sayuran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Suhu Penyimpanan Sayuran yang Ideal &amp; Terbaik agar Awet<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h2><strong>Cara Kerja Freezer Ice Cream<\/strong><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-8890 size-full\" src=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Cara-Kerja-Freezer-Ice-Cream.webp\" alt=\"Cara Kerja Freezer Ice Cream\" width=\"600\" height=\"600\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Cara-Kerja-Freezer-Ice-Cream.webp 600w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Cara-Kerja-Freezer-Ice-Cream-300x300.webp 300w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Cara-Kerja-Freezer-Ice-Cream-150x150.webp 150w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Cara-Kerja-Freezer-Ice-Cream-75x75.webp 75w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Cara-Kerja-Freezer-Ice-Cream-350x350.webp 350w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p>Pada dasarnya, prinsip kerja freezer ice cream sama dengan prinsip kerja freezer biasa. Pembentukan es krim menjadi lembut ini karena cara kerja freezer ice cream yang berbeda.<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Penyerapan panas oleh refrigeran yang mengalir lewa koil sehingga temperatur ruang berubah menjadi rendah.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Freezer khusus ice cream memasang sistem pendingin yang lebih kuat dibandingkan freezer biasa. Pemasangan sistem pendingin yang lebih kuat ini bertujaun untuk menurunkan temperatur hingga berada pada (-18\u00b0C) hingga (-30\u00b0C).<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Cairan yang menjadi bahan baku ice cream yang ditempatkan di freezer mengalami perubahan suhu sehingga panasnya menghilang.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Pembentukan ice cream tak terlepas dari tahapan pengadukan. Tahapan pengadukan ini berlangsung selama proses pembekuan di dalam freezer. Dengan adanya pengadukan, tekstur ice cream menjadi lembut.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Di dalam freezer ice cream, terdapat termostat yang berguna untuk mengontrol suhu. Suhu yang tak terkontrol hingga terlalu rendah dapat membuat tekstur ice cream menjadi sangat keras.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kalau suhu ideal sudah dicapai, freezer ice cream terus menjaga suhu agar tekstur ice cream tetap konsisten hinga disajikan.<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara kerja freezer pada dasarnya adalah mengambil panas yang berasal dari muatan-muatan yang tersimpan kemudian temperaturnya perlahan-lahan diturunkan sampai akhirnya muatan-muatan membeku. Proses pengambilan panas dari muatan-muatan ini dilakukan refrigeran yang beredar di dalam ruang penyimpanan. Refrigeran adalah zat atau bahan dalam sistem pendingin yang bekerja dengan menyerap panas lalu menguap pada temperatur dan tekanan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":8888,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"2","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"0","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"1","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0","post_calculate_word_method":"str_word_count"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0","format":"standard","subtitle":""},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"footnotes":""},"categories":[110],"tags":[],"class_list":["post-8886","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-referensi"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8886","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8886"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8886\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22062,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8886\/revisions\/22062"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8888"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8886"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8886"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8886"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}