{"id":8978,"date":"2023-12-15T17:53:52","date_gmt":"2023-12-15T10:53:52","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blog.kontainerindonesia.co.id\/?p=8978"},"modified":"2024-07-25T09:38:53","modified_gmt":"2024-07-25T02:38:53","slug":"proses-pengiriman-kargo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/proses-pengiriman-kargo\/","title":{"rendered":"Pahami Proses Pengiriman Kargo dan Alat Transportasinya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pengiriman kargo merupakan hal yang perlu diperhatikan dengan baik oleh penyedia layanan maupun konsumen. Tentu saja hal ini sangat penting karena dapat memberikan informasi kepada pelanggan tentang cara menangani pengiriman barang yang baik dan benar, sehingga barang dapat diterima dalam kondisi baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pengiriman kargo dapat bervariasi berdasarkan jenis transportasi dan logistiknya. Pengiriman kargo dapat dilakukan melalui berbagai sarana transportasi seperti kapal laut, pesawat udara, kereta api, truk, atau bahkan melalui pengiriman multi-modal yang mengkombinasikan beberapa jenis transportasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor seperti jarak tempuh, jenis barang yang dikirim, regulasi pemerintah, kondisi cuaca, serta efisiensi dan keandalan perusahaan logistik yang digunakan juga dapat mempengaruhi waktu pengiriman dan biaya yang diperlukan. Dengan memilih metode yang tepat dan mitra logistik yang handal, proses pengiriman kargo dapat dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan pengirim.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memilih container yang tepat termasuk dalam menunjang proses pengiriman kargo yang handal. Dry container adalah salah satu jenis peti kemas yang banyak digunakan untuk mengirim kargo kering dalam jumlah besar. <\/span><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/product-category\/20-feet\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Container 20 feet <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">atau <\/span><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/product-category\/40-feet\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">40 feet<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan ukuran yang umum digunakan dan compact dalam berbagai moda transportasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><strong>Proses Pengiriman Kargo secara Umum<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pengiriman kargo melibatkan serangkaian cara untuk memindahkan barang dari satu tempat ke tempat lain. Berikut adalah tahapan umum dalam proses pengiriman kargo:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3><strong> Pemilihan Metode Pengiriman<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemilihan metode pengiriman tergantung pada jenis barang, jarak tempuh, kecepatan yang diinginkan, dan budget. Metode dapat meliputi pengiriman udara, laut, darat, atau kombinasi dari berbagai metode (multi-moda).<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3><strong> Pengumpulan dan Penyiapan Barang<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Barang yang akan dikirim harus dikumpulkan, dikemas, dan disiapkan untuk pengiriman. Proses ini mencakup pengemasan yang sesuai, pelabelan, dan dokumentasi yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan pengiriman.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3><strong> Penanganan Dokumen<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Persyaratan dokumen seperti faktur, izin ekspor-impor, dan dokumen bea cukai harus disiapkan sesuai dengan peraturan yang berlaku baik di negara asal maupun tujuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">4,. Pengumpulan dan Penyortiran di Pusat Distribusi:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Barang yang dikirim biasanya dikumpulkan di pusat distribusi atau gudang logistik untuk disortir sesuai tujuan akhir.<\/span><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li>\n<h3><strong> Pengiriman<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah semua persiapan selesai, kargo dikirim menggunakan metode yang dipilih. Pengiriman ini melibatkan transportasi barang dari titik awal ke titik tujuan dengan menggunakan moda transportasi yang telah ditentukan.<\/span><\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li>\n<h3><strong> Pelacakan dan Monitoring<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama proses pengiriman, pelacakan kargo dilakukan secara terus-menerus untuk memastikan barang sampai dengan aman dan tepat waktu. Ini melibatkan penggunaan teknologi dan sistem pelacakan untuk memantau pergerakan kargo.<\/span><\/p>\n<ol start=\"7\">\n<li>\n<h3><strong> Penyelesaian di Penerima<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah kargo tiba di tujuan, penerima melakukan pemeriksaan untuk memastikan keadaan barang sesuai dengan yang diharapkan. Dokumen penting seperti bukti pengiriman diterima dan pembebasan bea cukai.<\/span><\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga: <\/strong><\/p><\/blockquote>\n<ul>\n<li>\n<blockquote><p><strong><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/jenis-jenis-peti-kemas\/\">10 Jenis-Jenis Peti Kemas untuk Kebutuhan Logistik &amp; Fungsinya<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<\/li>\n<li>\n<blockquote><p><strong><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/dangerous-goods\/\">Apa Itu Dangerous Goods? 9 Klasifikasi &amp; Cara Membawanya!<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Jenis Cargo Berdasarkan Cara Pengirimannya<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa jenis muatan yang terbagi berdasarkan cara pengangkutannya, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3><strong> Transportasi Darat<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jasa pengiriman barang menggunakan jalur transportasi darat seperti kereta api, mobil dan truk.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3><strong> Transportasi Laut<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kargo laut adalah jenis kargo lain yang dikirim melalui kapal. Pengiriman produk antar negara dan pulau merupakan penggunaan utama kargo laut. Penggunaan container biasanya memanfaatkan jalur laut karena berukuran besar dan cukup berat.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3><strong> Transportasi Pesawat<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada cara untuk mengangkut barang dengan cepat menggunakan kargo udara. Proses pengiriman hanya memakan waktu beberapa hari. Namun harganya relatif lebih tinggi dan kapasitas pengirimannya sangat kecil.<\/span><\/p>\n<h2><b>Proses Pengiriman Kargo dengan Penggunaan Dry Container<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengiriman kargo adalah aspek penting dalam rantai pasok global, dimana berbagai jenis barang harus dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain dengan aman, efisien, dan tepat waktu. Salah satu cara yang paling umum dan efektif untuk mengirimkan berbagai jenis kargo adalah dengan menggunakan dry container.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dry container atau kontainer kering adalah peti kemas pengiriman yang digunakan untuk mengangkut barang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">non-perishable<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, mulai dari barang konsumen hingga bahan mentah industri. Jenis kontainer ini sangat umum digunakan dalam industri pengiriman kargo.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kontainer ini terbuat dari baja Corten dan memiliki desain yang kedap udara serta kedap air, sehingga mampu melindungi barang yang dikirim dari pengaruh cuaca dan kondisi lingkungan selama perjalanan. <\/span><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/ukuran-standar-peti-kemas\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ukuran standar peti kemas<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> tersedia dalam berbagai dimensi seperti 20 feet, 40 feet, dan tipe high cube.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Proses Pengiriman Kargo Menggunakan Kontainer\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah proses pengiriman kargo menggunakan kontainer:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3><strong> Persiapkan barang<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hitung jumlah barang dan cari ukuran kontainer yang sesuai<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan kontainer yang digunakan sesuai dengan jenis barang yang akan dikirim. Misalnya dry container untuk barang kering atau barang mudah rusak dimuat dalam reefer container.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3><strong> Kurir akan mengambil barang<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kurir akan datang ke lokasi pengirim dan mengambil barang yang akan dikirimkan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Barang dimasukkan ke dalam kendaraan dan dikirim ke kontainer yang ada di dekat pelabuhan atau lokasi peti kemas, terutama jika Anda menggunakan sistem <\/span><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/fcl\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">LCL<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3><strong> Perusahaan jasa ekspedisi memberikan surat jalan<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat jalan berisikan jenis dan jumlah barang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat jalan merupakan bukti bahwa kontainer yang dibawa oleh pihak pengirim telah memperoleh izin berangkat menuju pelabuhan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"4\">\n<li>\n<h3><strong> Pengiriman barang<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengirim mengirimkan barang sesuai dengan instruksi yang telah disepakati<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tempat pemuatan barang ke kontainer di tiap kota bisa berbeda<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pengiriman kargo diatas dengan menggunakan sistem Less Container Load (LCL). Dalam metode ini, pengirim barang tidak harus menyewa satu kontainer penuh. Pengirim cukup membayar beban barangnya yang dihitung berdasarkan volume kubikasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan, jika Anda memiliki banyak barang yang akan dikirim, Anda dapat menggunakan sistem <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/fcl\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">FCL<\/a> atau Full Container Load. Pahami <\/span><a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/cara-sewa-container\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">cara sewa container<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan penuhi kebutuhan transportasi kargo dengan lebih aman dan terjamin. Opsi ini dapat menghemat biaya pengiriman barang berkapasitas besar dan dapat dikirim kapan saja. Percayakan kebutuhan unit kontainer hingga bangunan <a href=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/direksi-keet\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">direksi keet proyek<\/a> pada Tradecorp Indonesia.<\/span><\/p>\n<h2><b>Solusi Pengiriman Kargo dengan Dry Container<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-8981\" src=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pahami-Proses-Pengiriman-Kargo-dan-Alat-Transportasinya1-212x300.jpg\" alt=\"dry container\" width=\"810\" height=\"1146\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pahami-Proses-Pengiriman-Kargo-dan-Alat-Transportasinya1-212x300.jpg 212w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pahami-Proses-Pengiriman-Kargo-dan-Alat-Transportasinya1-724x1024.jpg 724w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pahami-Proses-Pengiriman-Kargo-dan-Alat-Transportasinya1-768x1086.jpg 768w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pahami-Proses-Pengiriman-Kargo-dan-Alat-Transportasinya1-1086x1536.jpg 1086w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pahami-Proses-Pengiriman-Kargo-dan-Alat-Transportasinya1-1448x2048.jpg 1448w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pahami-Proses-Pengiriman-Kargo-dan-Alat-Transportasinya1-750x1061.jpg 750w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pahami-Proses-Pengiriman-Kargo-dan-Alat-Transportasinya1-1140x1613.jpg 1140w, https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Pahami-Proses-Pengiriman-Kargo-dan-Alat-Transportasinya1.jpg 1587w\" sizes=\"(max-width: 810px) 100vw, 810px\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Proses pengiriman kargo merupakan hal yang perlu diperhatikan dengan baik oleh penyedia layanan maupun konsumen. Tentu saja hal ini sangat penting karena dapat memberikan informasi kepada pelanggan tentang cara menangani pengiriman barang yang baik dan benar, sehingga barang dapat diterima dalam kondisi baik. Proses pengiriman kargo dapat bervariasi berdasarkan jenis transportasi dan logistiknya. Pengiriman kargo [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":8979,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","video":"","gallery":"","source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"2","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"0","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"1","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"footnotes":""},"categories":[110],"tags":[],"class_list":["post-8978","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-referensi"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8978","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8978"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8978\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8979"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8978"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8978"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kontainerindonesia.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8978"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}