Kapasitas container 20 feet perlu Anda ketahui sebelum memutuskan untuk menggunakan unit kontainer yang paling tepat yang sesuai dengan kebutuhan pengiriman, penyimpanan, ataupun operasional proyek lapangan. Container 20 feet menjadi unit standar yang digunakan secara global. Mulai dari bongkar muat kargo di pelabuhan hingga kawasan tambang dan perkebunan, container 20 feet dipakai untuk membawa komoditas dari berbagai sektor industri.
Hampir semua pelaku industri, mulai dari eksportir manufaktur, perusahaan pertambangan, kontraktor konstruksi, perusahaan minyak dan gas, hingga distributor barang konsumsi, mengandalkan peti kemas berukuran 20 feet.
Setiap kali kargo memerlukan transportasi antarpulau atau antarnegara, bahkan penyimpanan sementara di lokasi operasional, saat itulah unit peti kemas 20 kaki dibutuhkan. Alasannya, container 20 feet memberikan kombinasi terbaik antara kapasitas muatan, fleksibilitas, dan kompatibilitas dengan banyak moda transportasi.
Dengan memahami kapasitas setiap tipe kontainer secara detail yang mencakup volume, payload, dan jumlah pallet, Anda bisa membuat keputusan yang tepat dan efisien.
Sebagai informasi, kapasitas kontainer 20 feet jenis GP standar mencapai 33,2 m³ dan dapat memuat kargo dengan payload 28.400 kg. Namun, angka ini berubah karena menyesuaikan dengan jenis kontainernya. Setiap jenis container, mulai dari Reefer, Open Top, Flat Rack, ISO Tank, Offshore DNV, hingga Hazmat container, memiliki kapasitas yang berbeda sesuai fungsi spesifiknya.
Artikel ini membahas kapasitas kontainer 20 feet dan 40 feet berdasarkan volume (CBM), payload (tonase), dan jumlah pallet.
Daftar isi
Kapasitas Container 20 Feet Berdasarkan Volume
Volume internal kontainer diukur dalam satuan CBM (cubic meter/meter kubik) dan menjadi acuan utama dalam perencanaan pemuatan kargo. Volume ini dihitung dari dimensi panjang × lebar × tinggi bagian dalam kontainer. Kenyataannya, volume efektif yang bisa dimanfaatkan biasanya berkisar 80 hingga 90 persen dari kapasitas teoritis, tergantung bentuk kemasan dan konfigurasi susun kargo.
General Purpose (GP)/Dry Container
GP Container atau Dry Container adalah jenis container standar yang paling umum digunakan. Konstruksinya berupa box tertutup dari baja Corten corrugated dengan pintu ganda di bagian belakang, rubber-sealed door, air vents, lashing rings, dan forklift pockets.
|
Ukuran |
Imperial |
Metrik |
| Dimensi Eksterior | L 20′ × W 8′ × H 8’6″ | L 6 m × W 2,4 m × H 2,6 m |
| Volume Internal | 1.171 cu ft | 33,2 m³ |
| Tare Weight | 4.585 lbs | 2.080 kg |
| Max Payload | 62.615 lbs | 28.400 kg |
| Max Gross Weight | 67.200 lbs | 30.480 kg |
Jenis container 20 feet ini ideal untuk kargo kering umum: barang elektronik, kendaraan, tekstil, peralatan industri, dan berbagai produk konsumsi. GP container menjadi unit yang paling banyak tersedia di Tradecorp, baik baru maupun bekas berkualitas, untuk dibeli ataupun disewa.
High Cube Container
High Cube (HC) 20 feet memiliki satu keunggulan utama dibanding GP standar: tingginya 9 kaki 6 inci (sekitar 2,896 m), atau 1 kaki lebih tinggi dari GP biasa. Tambahan ketinggian ini menghasilkan peningkatan volume yang signifikan.
|
Ukuran |
Imperial |
Metrik |
| Dimensi Eksterior | P 20′ × L 8′ × T 9’6″ | P 6,058 × L 2,438 × T 2,896 m |
| Volume Internal | 1.320 cu ft | 37,4 m³ |
| Tare Weight | 4.740 lbs | 2.150 kg |
| Max Payload | 62.460 lbs | 28.330 kg |
| Max Gross Weight | 67.200 lbs | 30.480 kg |
Volume 37,4 m³ berarti High Cube 20 feet menawarkan ruang 12,6 persen lebih besar dibandingkan GP standar. Tipe ini sangat cocok untuk kargo yang memerlukan ketinggian lebih, seperti mesin industri besar, peralatan konstruksi, serta bisa dikonversi menjadi office container atau ruang kerja sementara.
Reefer Container
Reefer Container atau Refrigerated Container adalah unit berpendingin terintegrasi yang mampu menjaga suhu kargo pada rentang tertentu. Mesin pendingin dan lapisan insulasi pada dinding, lantai, serta atap mengambil sebagian ruang internal sehingga kapasitas volume efektifnya lebih kecil dari GP standar.
|
Ukuran |
Imperial |
Metrik |
| Dimensi Eksterior | P 20′ × L 8′ × T 8’6″ | P 6,058 × L 2,438 × T 2,591 m |
| Volume Internal | 1.003 cu ft | 28,4 m³ |
| Tare Weight | 6.220 lbs | 2.820 kg |
| Max Payload | 60.980 lbs | 27.660 kg |
| Max Gross Weight | 67.200 lbs | 30.480 kg |
Tradecorp menawarkan berbagai pilihan mesin pendingin, seperti Thermoking Magnum+ (hingga -40°C), Carrier Primeline, dan Daikin yang bisa menyesuaikan dengan kebutuhan suhu kargo Anda. Pilihan ini mencakup kebutuhan mulai dari produk segar dan seafood beku hingga farmasi dan vaksin.
Open Top Container
Open Top Container memiliki konstruksi dinding dan lantai, seperti GP, tetapi tanpa atap permanen. Sebagai gantinya, tersedia soft top (tarpaulin) yang bisa dibuka dan dipasang kembali, serta hard top sebagai opsi tambahan. Desain ini memungkinkan pemuatan kargo dari atas menggunakan crane.
|
Ukuran |
Imperial |
Metrik |
| Dimensi Eksterior | P 20′ × L 8′ × T 9’6″ | P 6,058 × L 2,438 × T 2,896 m |
| Volume Internal | 1.154 cu ft | 32,7 m³ |
| Tare Weight | 5.180 lbs | 2.350 kg |
| Net / Payload | 62.020 lbs | 28.130 kg |
| Max Gross Weight | 67.200 lbs | 30.480 kg |
Open Top container sangat cocok untuk kargo yang terlalu tinggi untuk masuk melalui pintu standar, seperti pipa industri, kabel baja, batu granit, batang kayu, mesin berat, dan material konstruksi berukuran besar. Tinggi kargo tidak dibatasi atap kontainer selama masih dalam batas regulasi transportasi yang berlaku.
Flat Rack Container
Flat Rack adalah unit paling fleksibel secara dimensi muat. Tidak ada dinding samping dan tidak ada atap pada unit ini. Yang tersisa hanya dek baja datar dengan dua end wall (dinding ujung) yang collapsible atau bisa dilipat rata dengan lantai. Kargo bisa dimuat dari atas atau dari samping tanpa hambatan.
|
Ukuran |
Imperial |
Metrik |
| Dimensi Eksterior | P 20′ × L 8′ × T 8’6″ | P 6,058 × L 2,438 × T 2,591 m |
| Tare Weight | 6.610 lbs | 3.000 kg |
| Max Gross Weight | 74.950 lbs | 34.000 kg |
| Max Payload | 68.340 lbs | 31.000 kg |
Flat Rack memiliki Max Gross Weight tertinggi di antara semua tipe container 20 feet sekitar 34.000 kg, jauh di atas batas 30.480 kg pada container standar. Ini menjadikannya pilihan utama untuk kargo industri berat yang tidak muat dalam box, seperti excavator, transformator, kapal kecil, kendaraan alat berat, pipa bor, dan modul prefabrikasi besar.
ISO Tank Container
ISO Tank Container adalah unit tangki silinder berbahan stainless steel yang dibingkai dalam frame standar 20 feet. Volume diukur dalam liter, bukan CBM. Tradecorp menyediakan berbagai tipe ISO Tank untuk muatan yang sangat beragam.
|
Ukuran |
T6 Tank | T11 Tank |
T50 Gas Tank |
| Max Gross Weight | 36.000 kg | 36.000 kg | 36.000 kg |
| Tare Weight | 3.850 kg | 3.660 kg | 7.250 kg |
| Kapasitas Volume | 24.000 L | 21.000 – 26.000 L | Sesuai spesifikasi |
ISO Tank yang tersedia di Tradecorp terdiri dari T1 hingga T75 untuk berbagai jenis kargo, seperti cairan kimia non-hazardous (T11), cairan berbahaya atau asam (T14), LPG bertekanan (T50), hingga gas cryogenic (T75).
Offshore DNV Container
Offshore DNV Container adalah unit khusus yang dirancang dan disertifikasi untuk operasi angkat (crane lifting) di lingkungan offshore, seperti platform minyak, rig pengeboran, dan kapal supply. Sertifikasi DNV 2.7-1 mensyaratkan konstruksi yang jauh lebih kuat dari container standar.
|
Ukuran |
Keterangan |
| Dimensi Eksterior | L 20′ × W 8′ × H 8’6″ |
| Standar Sertifikasi | DNV 2.7-1 |
| Fitur Khusus | Pad Eyes, External Lashing Points, Forklift Pockets, Protective Bars |
| Varian Tersedia | General Purpose, Open Top, Half Height, Refrigerated, Accommodation |
Hazmat Container
Hazmat Container atau Dangerous Goods Container dirancang khusus untuk menyimpan dan mengangkut bahan berbahaya sesuai standar IMDG (International Maritime Dangerous Goods) Code. Tradecorp menyediakan beberapa ukuran hazmat container, termasuk varian 20 feet High Cube Side-Open.
| Ukuran | 20′ HC Side-Open DG |
| Dimensi Eksterior | 20′ × 8′ × 9’6″ |
| Fitur Utama | Bunded floor (sump), cross-ventilation, grounding lugs, epoxy/polyurea interior coating |
| Kepatuhan | IMDG Code, ISO, OSHA 1910.106, NFPA 30 |
Hazmat Container dilengkapi dengan sistem lantai bunded, ventilasi untuk membuang uap berbahaya, spark-proof fixtures, dan interior coating tahan asam, basa, serta pelarut. Kapasitas muatan efektifnya bervariasi tergantung kelas bahaya kargo karena batasan regulasi IMDG per kelas yang membatasi kuantitas dalam satu unit.
Kontainer Pengiriman Terbaik untuk Pengangkutan dan Pengiriman Kargo
Kapasitas Container 20 Feet Berdasarkan Payload
Kapasitas kontainer 20 feet berapa ton? Ini menjadi pertanyaan paling sering muncul di search engine. Yang harus Anda perhatikan adalah angka payload (muatan bersih), bukan Max Gross Weight. Payload adalah berat kargo yang boleh dimuat setelah dikurangi berat kosong kontainer (tare weight).
Formula: Payload = Max Gross Weight − Tare Weight
General Purpose (GP)/Dry Container
|
Ukuran |
Imperial |
Metrik |
| Max Gross Weight | 67.200 lbs | 30.480 kg |
| Tare Weight | 4.585 lbs | 2.080 kg |
| Max Payload | 62.615 lbs | 28.400 kg (±28,4 ton) |
Kapasitas muatan container 20 feet tipe GP sebesar 28.400 kg menjadikannya pilihan utama untuk kargo padat dan berat. Penting dicatat bahwa batas ini juga tunduk pada regulasi kelas jalan di Indonesia. Di beberapa wilayah, batas berat kendaraan di jalan dan jembatan lebih rendah dari kapasitas penuh kontainer.
High Cube Container
|
Ukuran |
Imperial |
Metrik |
| Max Gross Weight | 67.200 lbs | 30.480 kg |
| Tare Weight | 4.740 lbs | 2.150 kg |
| Max Payload | 62.460 lbs | 28.330 kg (±28,3 ton) |
Selisih payload antara High Cube dan GP standar hanya 70 kg sehingga tidak signifikan untuk kebutuhan operasional apa pun. Jika kebutuhan utama Anda adalah volume atau ketinggian kargo, High Cube memberikan tambahan ruang 4,2 m³ tanpa mengorbankan kapasitas tonase secara berarti.
Reefer Container
|
Ukuran |
Imperial |
Metrik |
| Max Gross Weight | 67.200 lbs | 30.480 kg |
| Tare Weight | 6.220 lbs | 2.820 kg |
| Max Payload | 60.980 lbs | 27.660 kg (±27,7 ton) |
Kapasitas tonase container 20 feet reefer lebih rendah 740 kg dibanding GP standar. Ini adalah konsekuensi langsung dari bobot mesin pendingin terintegrasi. Untuk pengiriman produk dingin dan beku, angka ini masih sangat kompetitif dan memenuhi hampir semua kebutuhan ekspor komoditas dingin Indonesia.
Open Top Container
|
Ukuran |
Imperial |
Metrik |
| Max Gross Weight | 67.200 lbs | 30.480 kg |
| Tare Weight | 5.180 lbs | 2.350 kg |
| Max Payload (Net) | 62.020 lbs | 28.130 kg (±28,1 ton) |
Payload Open Top mendekati GP standar sehingga menjadikannya pilihan efisien untuk kargo berat yang memerlukan akses muat dari atas. Tidak ada trade-off signifikan antara kemudahan loading dan kapasitas tonase.
Flat Rack Container
|
Ukuran |
Imperial |
Metrik |
| Max Gross Weight | 74.950 lbs | 34.000 kg |
| Tare Weight | 6.610 lbs | 3.000 kg |
| Max Payload | 68.340 lbs | 31.000 kg (±31 ton) |
Kapasitas tonase container 20 feet Flat Rack adalah tertinggi di antara semua tipe, yaitu 31.000 kg. Ini dimungkinkan Max Gross Weight yang lebih besar (34.000 kg vs 30.480 kg pada container box standar). Untuk kargo industri berat dengan densitas sangat tinggi, Flat Rack menjadi pilihan yang tidak tergantikan.
ISO Tank Container
|
Tipe Tank |
Max Gross Weight | Tare Weight |
Max Payload |
| T6 (Dangerous Liquid) | 36.000 kg | 3.850 kg | 32.150 kg |
| T11 (General Chemical) | 36.000 kg | 3.660 kg | 32.340 kg |
| T50 (Gas Bertekanan) | 36.000 kg | 7.250 kg | 28.750 kg |
ISO Tank memiliki Max Gross Weight tertinggi, yaitu 36.000 kg, bahkan melebihi Flat Rack. Payload bersihnya sangat bergantung pada tipe ISO Tank. Perlu diingat bahwa payload dalam konteks ISO Tank dihitung berdasarkan berat jenis cairan yang dimuat.
Kapasitas Container 20 Feet Berdasarkan Jumlah Pallet
Selain volume dan tonase, kapasitas kontainer 20 feet juga sering diukur dari jumlah pallet yang bisa dimuat. Ini sangat relevan bagi distributor FMCG, industri produk konsumsi, dan kargo yang dikemas di atas pallet standar. Tipe dengan struktur terbuka, seperti Flat Rack, ISO Tank, dan Offshore DNV, tidak menggunakan perhitungan pallet konvensional.
Sebagai gambaran, kapasitas pallet GP container dihitung berdasarkan luas lantai internal dan konfigurasi penyusunan.
Konfigurasi 1 Lapis (Single Layer)
|
Jenis Pallet |
Ukuran Pallet |
Jumlah Pallet |
| Euro Pallet | 1,2 m × 0,8 m | 11 pallet |
| Standard Pallet (GMA/Amerika) | 1,2 m × 1,0 m | 10 pallet |
Konfigurasi 2 Lapis (Double Stacking)
|
Jenis Pallet |
Syarat Tinggi Total per Lapis |
Jumlah Pallet |
| Euro Pallet | Maksimal 1,15 m termasuk pallet | 22 pallet |
| Standard Pallet (GMA) | Maksimal 1,15 m termasuk pallet | 20 pallet |
Konfigurasi dua lapis hanya memungkinkan jika total tinggi kargo beserta pallet tidak melebihi separuh tinggi internal kontainer (1,15 m per lapis) dan kargo bisa di-stack dengan aman tanpa risiko kerusakan.
Perbandingan Kapasitas Container 20 Feet vs 40 Feet
Kapasitas kontainer 20 feet dan 40 feet menjadi perbandingan yang paling sering ditanyakan pelaku logistik. Mana yang lebih efisien sangat bergantung pada jenis kargo dan kebutuhan operasional spesifik Anda.
Perbandingan Volume (CBM)
|
Jenis Container |
20 Feet | 40 Feet |
40 Feet HC |
| GP/Dry Standard | 33,2 m³ | 67,6 m³ | 76,3 m³ |
| High Cube | 37,4 m³ | N/A | 76,3 m³ |
| Reefer | 28,4 m³ | N/A | 67,3 m³ |
| Open Top | 32,7 m³ | 64,0 m³ | N/A |
Perbandingan Payload (Tonase)
|
Jenis Container |
20 Feet | 40 Feet |
40 Feet HC |
| GP/Dry Standard | 28.400 kg | 26.700 kg | 26.500 kg |
| High Cube | 28.330 kg | N/A | 26.500 kg |
| Reefer | 27.660 kg | N/A | 27.700 kg |
| Flat Rack | 31.000 kg | 40.000 kg | N/A |
Catatan: Kapasitas tonase container 20 feet GP (28.400 kg) lebih tinggi daripada container 40 feet GP (26.700 kg) meskipun volumenya hanya separuh. Ini terjadi karena berat tare container 40 feet lebih besar secara proporsional, sehingga menyisakan ruang payload bersih yang lebih kecil dari batas gross weight yang sama.
Perbandingan Kapasitas Pallet (GP Container, 1 Lapis)
|
Jenis Pallet |
20 Feet GP | 40 Feet GP |
40 Feet HC |
| Euro Pallet (1,2 × 0,8 m) | 11 pallet | 23 pallet | 23 pallet |
| Standard Pallet (1,2 × 1,0 m) | 10 pallet | 20 pallet | 20 pallet |
Kapan Pilih Container 20 Feet?
Container 20 feet menjadi pilihan optimal ketika kargo Anda berat dan padat (high density), yaitu ketika mencapai batas tonase sebelum memenuhi volume. Dua container 20 feet memberikan payload total 56.800 kg. Di sisi lain, satu container 40 feet hanya menghasilkan sekitar 26.700 kg. Perbedaan ini sangat signifikan untuk industri pertambangan, manufaktur baja, dan material bangunan berat.
Container 20 feet juga unggul dalam fleksibilitas operasional karena lebih mudah ditempatkan di lokasi sempit, lebih mudah dimanuver di kawasan proyek terpencil, dan memberikan kebebasan penjadwalan pengiriman yang lebih tinggi. Di Indonesia, di mana banyak proyek berlokasi di area dengan akses terbatas, keunggulan ini sangat bernilai.
Kapan Pilih Container 40 Feet?
Container 40 feet lebih unggul untuk kargo ringan dan bervolume besar (low density), seperti furnitur, tekstil, produk plastik, atau barang konsumsi kemasan. Biaya per CBM menggunakan 40 feet jauh lebih rendah dibandingkan dua unit 20 feet dengan volume yang setara.
Tidak yakin mana yang paling tepat? Tim Tradecorp siap membantu kalkulasi secara gratis dan tanpa komitmen. Hubungi tim Tradecorp dengan mengisi formulir online di website. Kami memastikan Anda mendapatkan unit yang paling efisien untuk kargo dan anggaran Anda.
Kontainer Pengiriman Terbaik untuk Pengangkutan dan Pengiriman Kargo
FAQ
Kapasitas Container 20 Feet Berapa Ton untuk Tipe Standar (GP)?
Kapasitas muatan bersih (payload) container 20 feet jenis GP adalah 28.400 kg atau sekitar 28,4 ton. Max Gross Weight-nya 30.480 kg dengan tare weight kontainer sebesar 2.080 kg.
Kapasitas Kontainer 20 Feet Berapa Ton untuk Tipe Flat Rack?
Flat Rack 20 feet memiliki kapasitas tonase tertinggi, yaitu 31.000 kg atau sekitar 31 ton. Max Gross Weight-nya 34.000 kg dengan tare weight 3.000 kg sehingga menjadikannya pilihan terbaik untuk pengangkutan kargo industri berat.
Berapa Volume Kapasitas Kontainer 20 Feet dalam CBM?
Volume bervariasi per jenis, yaitu GP standar 33,2 m³, High Cube 37,4 m³, Reefer 28,4 m³, dan Open Top 32,7 m³. Untuk ISO Tank, kapasitas diukur dalam liter dan berkisar 5.000 hingga 27.000 liter tergantung jenisnya.
Kapasitas Kontainer 20 Feet dan 40 Feet, Mana yang Lebih Hemat Biaya?
Tergantung jenis kargo. Untuk kargo berat dan padat, dua container 20 feet lebih efisien karena total payload lebih tinggi. Untuk kargo ringan dan bervolume besar, satu container 40 feet jauh lebih hemat biaya per CBM. Tim Tradecorp dapat membantu menghitung mana yang lebih optimal untuk kebutuhan spesifik Anda.
Kapasitas Maksimal Container 20 Feet untuk Pallet Berapa Unit?
GP container satu lapis: 11 Euro pallet (1,2 × 0,8 m) atau 10 Standard pallet (1,2 × 1,0 m).
Berapa Kapasitas ISO Tank Container 20 Feet dalam Liter?
Berdasarkan informasi Tradecorp, kapasitas ISO Tank Container 20 feet berkisar 5.000 hingga 27.000 liter tergantung jenis container. Max Gross Weight-nya 36.000 kg yang mana tertinggi di antara semua tipe kontainer 20 feet.
Apakah Tradecorp Menyediakan Berbagai Tipe Container 20 Feet untuk Dijual dan Disewa?
Ya. Tradecorp menyediakan semua tipe container 20 feet yang dibahas dalam artikel ini, mulai dari GP Dry, High Cube, Reefer, Open Top, Flat Rack, ISO Tank, Offshore DNV, hingga Hazmat, dalam kondisi baru ataupun bekas berkualitas, tersedia untuk dibeli dan disewa. Proses pemesanan mudah, konsultasi gratis, dan penawaran diberikan secara cepat dan transparan.









