Temukan rumah modular murah mulai dari harga Rp35 juta hanya di Tradecorp. Modelnya tersedia dalam ukuran 20ft (ukuran per unit) dengan dimensi ukuran 6,058 x 2,438 x 2,591 meter. Unit ini dapat disusun berjajar satu sama lain dan tersambung sehingga menciptakan ruang yang luas. Ditambah lagi, unit ini bisa disusun bertingkat hingga 3 lantai.
Rumah modular diminati karena menawarkan kecepatan pembangunan, harga yang terjangkau, dan daya tahan hingga lebih dari 10 tahun. Kualitasnya terkontrol karena komponen-komponennya diproduksi di pabrik di bawah standar quality control yang ketat.
Bukan cuma konsumen individu, melainkan banyak pelaku bisnis memilih rumah modular agar penyediaan akomodasi, seperti mess karyawan, terealisasi sesuai rencana. Itulah kenapa banyak bangunan modular ditemukan di area konstruksi, kawasan pertambangan, wilayah perkebunan, dan daerah agrowisata. Bahkan, di wilayah terdampak bencana, rumah modular menjadi andalan sebagai hunian darurat.
Tradecorp, sejak 2014, tampil menjadi partner yang berfokus pada penyediaan bangunan prefabrikasi modular untuk memenuhi permintaan pasar serta menunjang kebutuhan operasional bisnis dan proyek lapangan. Tradecorp telah dipercaya dalam menangani proyek-proyek besar, seperti pembangunan mess tambang di Sumatera dan Kalimantan, penyediaan prasarana untuk event Asian Games 2018, dan Formula E Jakarta.
Bagi Anda yang mencari rumah modular murah, berikut ini tabel harga unit yang dijual Tradecorp.
|
Jenis Bangunan Modular |
Harga |
| Standard ModBox | Rp35.000.000 |
| Senior Staff High-Spec ModBox | Rp71.000.000 |
| Senior Staff Medium-Spec ModBox | Rp67.000.000 |
| Senior Staff Low-Spec ModBox | Rp62.500.000 |
| Junior Staff High-Spec ModBox | Rp71.000.000 |
| Junior Staff Medium-Spec ModBox | Rp67.000.000 |
| Junior Staff Low-Spec ModBox | Rp62.500.000 |
| Non Staff High-Spec ModBox | Rp54.000.000 |
| Non Staff Medium-Spec ModBox | Rp51.000.000 |
| Non Staff Low-Spec ModBox | Rp50.000.000 |
| Standard ModSnap | Rp35.000.000 |
| High-Spec ModSnap | Rp54.000.000 |
| Medium-Spec ModSnap | Rp47.000.000 |
| Low-Spec ModSnap | Rp45.000.000 |
| Very Low-Spec ModSnap | Rp42.500.000 |
Pemesanan unit dapat dilakukan secara online dengan mengisi formulir yang terdapat di halaman website https://kontainerindonesia.co.id/. Tim kami nantinya menghubungi dan Anda dapat mengonsultasikan kebutuhan Anda. Informasi lebih lanjut mengenai model rumah modular di Tradecorp dan tipe-tipe bangunannya dapat dicek di bawah ini!
Daftar isi
Model Rumah Modular Murah yang Dijual Tradecorp
ModBox
ModSnap





Bangunan Terbaik untuk Hunian dengan Harga Terjangkau
Keuntungan Bangunan Modular
Bangunan modular tergolong sebagai jenis dari bangunan prefabrikasi yang mana dibangun dengan metode bongkar pasang atau melalui proses perakitan komponen atau modul menjadi bangunan utuh. Bangunan prefabrikasi terdiri dari bangunan modular, tipe panelized, dan tipe hybrid.
Untuk jenis modular, bangunannya terbagi menjadi: detachable (bongkar pasang), foldable (bisa dilipat), dan expandable (diperluas). Inovasi bangunan modular menjawab tantangan yang sering dialami individu ataupun pelaku usaha dalam menghadirkan bangunan, seperti lamanya proses pembangunan hingga bujet pengadaan bangunan yang besar.
Apa saja keuntungan-keuntungan bangunan modular jika dijadikan rumah?
1. Waktu Pengerjaan Singkat
Durasi pembangunan rumah modular lebih cepat karena komponennya diproduksi di pabrik dan hanya tinggal dirakit di lokasi. Persiapan lahan pun bisa dilakukan bersamaan dengan pembuatan komponen sehingga tidak perlu menunggu lama, seperti konstruksi konvensional. Hasilnya, rumah modular dapat berdiri dan siap digunakan.
2. Lebih Efisien
Karena diproduksi di pabrik, kebutuhan material lebih terukur dan terhindar dari pemborosan. Tenaga kerja di lapangan pun lebih sedikit dibandingkan pembangunan biasa. Efisiensi ini berdampak pada hematnya pengeluaran tanpa mengorbankan kualitas. Karena itu, bangunan modular cocok dijadikan pilihan untuk pembangunan dengan bujet terbatas, tapi tetap ingin hasil optimal.
3. Ramah Lingkungan
Bangunan modular umumnya memanfaatkan material yang bisa didaur ulang dan proses produksinya dilakukan secara terkendali. Hal ini membantu menekan limbah konstruksi sekaligus mengurangi emisi karbon. Dengan kata lain, pembangunan modular mendukung konsep pembangunan berkelanjutan.
4. Kualitas Terjamin
Setiap komponen modular diproduksi berdasarkan standar ketat sehingga risiko kesalahan di lapangan dapat diminimalkan. Faktor cuaca atau keterbatasan sumber daya pun tidak berpengaruh terhadap kualitas hasil akhirnya.
Tipe-Tipe Bangunan Modular di Tradecorp
Di Tradecorp Indonesia jenis bangunan modular terbagi dalam beberapa model: ModBox , ModPack, ModMulti, ModSnap, ModHouse, dan Rakita.
- ModBox atau Modular Box: bangunan modular berdinding sandwich panel yang menggunakan insulasi dari material Expanded Polystyrene (EPS).
- ModPack atau Modular Flatpack: bangunan modular dengan dinding sandwich panel yang material insulasinya dari Rockwool.
- ModMulti atau ModMulti K-House: bangunan modular yang memakai struktur rangka baja ringan dengan dinding sandwich panel dan diperkuat dengan sling penguat.
- ModSnap atau Modular Snap: bangunan modular menggunakan struktur kontainer dan dapat dilipat.
- ModHouse atau Modular House: bangunan modular yang memiliki desain yang eksklusif.
- Rakita: bangunan modular yang memiliki model sederhana yang berfungsi sebagai bangunan darurat.
Bangunan Terbaik untuk Hunian dengan Harga Terjangkau
Perbedaan Rumah Modular dengan Rumah Konvensional
|
Rumah Modular |
Rumah Konvensional |
| Komponen-komponen bangunan diproduksi di pabrik lalu dirakit di lokasi. | Komponen-komponen dibuat langsung di lokasi dengan material-material mentah yang tersedia. |
| Kualitas konstruksinya di bawah kontrol yang ketat sehingga minim kesalahan. | Kualitasnya bervariasi, tergantung pada kondisi lapangan dan kemampuan pekerja. |
| Desainnya konsisten dan fleksibel, mulai dari ukuran hingga fitur. | Fleksibilitas desain tinggi karena dapat diubah atau disesuaikan. |
| Perawatan mudah karena struktur yang mudah diakses dan dapat dibongkar pasang. | Perawatan lebih sulit karena struktur yang kompleks. |
| Waktu pembangunannya singkat, biasanya hanya beberapa minggu atau bahkan hari. | Waktu pembangunannya lama karena bergantung pada pekerjaan lain dan harus dikerjakan secara berurutan. |
| Ramah lingkungan karena limbah dan polusi terkendali. | Dapat menimbulkan lebih banyak limbah dan polusi karena proses pembangunan di lapangan. |









