Shipping container adalah peti kemas berbahan baja corten (baja tahan korosi) yang dirancang sesuai standar ISO untuk mengangkut kargo secara efisien melalui jalur laut, darat, dan kereta api. Unit ini diakui secara internasional berdasarkan standar ISO 668, yang dipublikasikan tahun 1968, yang menetapkan dimensi dan toleransi ukuran agar perdagangan intermodal global berjalan lancar dan seragam di seluruh dunia.
Pengguna shipping container memiliki cakupan yang sangat luas: eksportir dan importir skala besar, pelaku industri pertambangan, perusahaan konstruksi, hingga bisnis ritel yang memerlukan solusi penyimpanan atau ruang kerja sementara.
Di Indonesia, container ini beroperasi di seluruh jalur logistik nasional, mulai dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, hingga pelabuhan-pelabuhan di Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.
Kebutuhan akan shipping container muncul setiap saat ketika bisnis memerlukan pengiriman kargo dalam volume besar, penyimpanan sementara di lokasi proyek, atau infrastruktur operasional yang bisa dipindahkan dengan cepat. Container menjadi solusi pilihan karena daya tahannya yang luar biasa, kemampuannya untuk ditumpuk hingga 9 unit, serta fleksibilitasnya dalam berbagai moda transportasi tanpa perlu memindahkan isi muatan.
Untuk memilih container yang paling tepat, ada beberapa hal yang perlu dipahami secara menyeluruh: ukuran, kapasitas, jenis kargo, dan kebutuhan operasional bisnis. Semuanya dibahas lengkap di artikel yang disajikan Tradecorp berikut ini.
Daftar isi
Ukuran Shipping Container
Shipping container hadir dalam empat ukuran panjang utama: 10 feet, 20 feet, 30 feet, dan 40 feet, dengan lebar standar 8 feet (2,44 meter). Ukuran yang paling banyak digunakan dalam perdagangan internasional adalah kontainer 20 feet dan kontainer 40 feet.
Kontainer 20 feet dikenal dengan satuan TEU atau Twenty-foot Equivalent Unit, yaitu unit pengukuran standar industri untuk kapasitas kapal dan terminal petikemas. Satu kapal kontainer besar modern mampu mengangkut lebih dari 18.000 TEU sekaligus.
Berikut ini ringkasan ukuran shipping container berdasarkan standar ISO:
Dimensi Container 20 Feet
|
Dimensi |
Ukuran |
| Panjang Eksterior | 6,058 meter (20 feet) |
| Lebar Eksterior | 2,438 meter (8 feet) |
| Tinggi Eksterior | 2,591 meter (8 feet 6 inci) |
| Panjang Interior | 5,89 meter |
| Lebar Interior | 2,35 meter |
| Tinggi Interior | 2,39 meter |
| Volume Interior | 33,2 m³ |
Dimensi Container 40 Feet
|
Dimensi |
Ukuran |
| Panjang Eksterior | 12,192 meter (40 feet) |
| Lebar Eksterior | 2,438 meter (8 feet) |
| Tinggi Eksterior | 2,591 meter (8 feet 6 inci) |
| Panjang Interior | 12,02 meter |
| Lebar Interior | 2,35 meter |
| Tinggi Interior | 2,39 meter |
| Volume Interior | 67,6 m³ |
Dimensi Container 10 Feet
Kontainer 10 feet adalah ukuran paling kecil yang tersedia di pasaran. Ukuran ini sangat populer untuk penggunaan nonpengiriman, seperti booth tiket, shelter telekomunikasi, kantor kecil, dan penyimpanan di lokasi dengan ruang terbatas.
|
Dimensi |
Ukuran |
| Panjang Eksterior | 3,05 meter (10 feet) |
| Lebar Eksterior | 2,44 meter (8 feet) |
| Tinggi Eksterior | 2,59 meter (8 feet 6 inci) |
Dimensi Kontainer 45 Feet
Container 45 ft adalah ukuran nonstandar yang tersedia di pasar tertentu. Ukuran ini memberikan kapasitas lebih besar dari container 40 feet. Namun, ketersediaannya lebih terbatas dan memerlukan izin khusus untuk transportasi darat di beberapa wilayah.
|
Dimensi |
Ukuran |
| Panjang Eksterior | 13,72 meter (45 feet) |
| Lebar Eksterior | 2,44 meter (8 feet) |
| Tinggi Eksterior | 2,59 meter (standar) atau 2,90 meter (high cube) |
Kontainer Pengiriman Terbaik untuk Pengangkutan & Pengiriman
Perbandingan Ukuran Standar vs High Cube
Perbedaan utama antara container standar dan container high cube (HC) terletak pada tingginya. Container standar memiliki tinggi eksterior 8 feet 6 inci (2,59 meter), sedangkan container high cube memiliki tinggi eksterior 9 feet 6 inci (2,90 meter), memberikan tambahan ruang vertikal sekitar 30 sentimeter atau satu kaki penuh.
Tambahan tinggi ini mungkin terlihat kecil, tetapi dampaknya signifikan, terutama untuk kargo bervolume besar, barang berukuran tinggi, atau penggunaan konversi seperti rumah kontainer dan kantor lapangan.
Perbandingan Container 40 Feet Standar vs Container 40 High Cube
|
Spesifikasi |
Container 40 ft Standar |
Container 40 HC (High Cube) |
| Tinggi Eksterior | 2,60 m (8’6″) | 2,90 m (9’6″) |
| Tinggi Interior | 2,39 m (7’10”) | 2,70 m (8’10”) |
| Volume Interior | 67,6 m³ | 76,3 m³ |
| Tare Weight | 3.420 kg | 3.520 kg |
| Max Payload | 27.060 kg | 26.960 kg |
| Max Cargo (Gross) | 30.480 kg | 30.480 kg |
Perbandingan Container 20 Feet Standar vs Container High Cube 20 Feet
|
Spesifikasi |
Container 20 ft Standar |
Container 20 HC |
| Tinggi Eksterior | 2,60 m (8’6″) | 2,90 m (9’6″) |
| Tinggi Interior | 2,39 m (7’10”) | 2,70 m (8’10”) |
| Volume Interior | 33,2 m³ | ±37 m³ |
Container high cube sangat direkomendasikan untuk kargo ringan bervolume besar, proyek konversi kontainer menjadi hunian atau kantor, serta kebutuhan penyimpanan yang memerlukan ruang vertikal ekstra. Container 40 high cube atau yang sering disebut container 40ft HC adalah pilihan terpopuler di segmen ini.
Kapasitas dan Berat Shipping Container
Memahami kapasitas dan berat shipping container adalah hal yang krusial dalam perencanaan logistik. Kesalahan dalam perhitungan beban dapat menyebabkan biaya tambahan, penundaan pengiriman, bahkan masalah keselamatan.
Kapasitas Muatan Container 20 Feet
Kontainer 20 feet mampu menampung sekitar 10 hingga 11 palet standar. Volume interiornya 33,2 m³, setara dengan muatan sekitar 200 kasur ukuran standar atau 2 mobil kompak. Berat tare (kosong) container 20 feet adalah 2.080 kg dengan berat maksimum kotor (gross) 30.480 kg sehingga kapasitas muatan efektif (max. payload) mencapai 28.400 kg.
Kapasitas Muatan Container 40 Feet
Kontainer 40 feet mampu menampung sekitar 21 palet standar atau 24 euro palet. Volume interiornya 67,6 m³, setara dengan isi rumah 3 hingga 4 kamar tidur. Berat tare (kosong) container 40 feet adalah 3.420 kg dengan berat maksimum kotor (gross) 30.480 kg sehingga kapasitas muatan efektif (max payload) mencapai 27.060 kg.
Tabel Ringkasan Kapasitas
|
Ukuran Container |
Volume Interior | Kapasitas Palet |
Max. Payload |
| Kontainer 10 feet | ±15 m³ | 4-5 palet | ±10.000 kg |
| Container 20 (ft) | 33,2 m³ | 10-11 palet | 28.400 kg |
| Container 30ft | ±50 m³ | 15-16 palet | ±24.000 kg |
| Kontainer 40 feet | 67,6 m³ | 21-24 palet | 27.060 kg |
| Container HC 40 ft | 76,3 m³ | 21-24 palet | 26.960 kg |
| Container 45 ft | ±86 m³ | 24-26 palet | ±27.600 kg |
Jenis Shipping Container
Tidak semua kargo bisa dimasukkan ke dalam container standar. Industri logistik telah mengembangkan berbagai jenis container untuk mengakomodasi kebutuhan pengiriman yang beragam. Berikut ini jenis-jenis shipping container yang perlu Anda ketahui.
1. General Purpose Container (Dry Container)

2. Container High Cube (Container HC)
Container high cube pada dasarnya adalah general purpose container dengan tambahan tinggi satu kaki. Container 40 high cube atau container 40ft HC adalah pilihan ideal untuk kargo ringan bervolume tinggi, barang-barang dengan dimensi vertikal besar, atau proyek konversi container menjadi ruang fungsional, seperti kantor lapangan (container office 20ft atau office container 20ft) dan hunian sementara.
3. Refrigerated Container (Reefer Container)
Reefer container atau sewa reefer container adalah solusi untuk pengiriman kargo yang membutuhkan kontrol suhu ketat. Container ini dilengkapi unit pendingin terintegrasi yang mampu menjaga suhu dari -25°C hingga +25°C. Digunakan untuk pengiriman produk farmasi, makanan beku, buah-buahan segar, daging, ikan, dan produk agrikultur sensitif lainnya.
4. Open Top Container
Open top container tidak memiliki atap tetap yang mana digantikan terpal (tarpaulin) yang bisa dilepas. Desain ini memungkinkan pemuatan kargo dari atas menggunakan crane. Ideal untuk kargo oversized yang tidak bisa dimasukkan melalui pintu standar, seperti mesin besar, batu marmer, kayu gelondongan, dan peralatan berat.
5. Flat Rack Container
Flat rack container hanya memiliki lantai dan dua dinding sisi (kadang bisa dilipat). Tidak ada dinding samping ataupun atap. Pilihan yang tepat untuk kargo sangat besar dan berat seperti kendaraan berat, kapal kecil, generator besar, dan struktur baja konstruksi.
6. ISO Tank Container
ISO tank container adalah tangki baja yang ditempatkan dalam rangka ISO standar. Dirancang khusus untuk mengangkut kargo cair, gas bertekanan, dan bahan kimia berbahaya. Setiap unit memiliki sertifikasi ketat untuk memastikan keamanan muatan sepanjang perjalanan.
7. Offshore DNV Container
Container offshore DNV (Det Norske Veritas) dirancang untuk penggunaan di lingkungan offshore, seperti platform minyak dan gas lepas pantai. Container ini memenuhi standar DNV 2.7-1 yang mensyaratkan kekuatan struktural lebih tinggi untuk operasi pengangkatan (lifting) di laut lepas dalam kondisi cuaca ekstrem.
8. Container Modifikasi
Container modifikasi adalah shipping container standar yang telah diubah sesuai kebutuhan spesifik pengguna. Contohnya adalah container office 20ft untuk kantor lapangan, container workshop, container toilet, hingga container living space untuk akomodasi di lokasi terpencil.
Jenis Kargo dan Pilihan Shipping Container yang Cocok Digunakan
Memilih jenis container yang tepat berdasarkan karakteristik kargo adalah kunci efisiensi biaya logistik. Berikut ini panduan praktisnya.
1. Kargo Kering Umum
Untuk kargo, seperti elektronik, tekstil, spare part, produk kemasan, dan barang manufaktur yang tidak memerlukan suhu khusus, general purpose container (dry container) adalah pilihan standar. Kontainer 20 feet cocok untuk muatan padat dan berat, sedangkan kontainer 40 feet atau kontainer 40 high cube lebih ekonomis untuk muatan bervolume besar.
2. Kargo Perishable (Mudah Rusak)
Produk pertanian, makanan beku, daging, ikan, buah-buahan, produk susu, dan obat-obatan memerlukan reefer container. Sewa reefer container tersedia untuk kebutuhan jangka pendek ataupun pembelian unit untuk kebutuhan jangka panjang.
3. Kargo Oversized dan Berat
Mesin industri besar, kendaraan alat berat, turbin, dan struktur baja yang dimensinya melebihi ukuran pintu container standar memerlukan open top container atau flat rack container.
4. Kargo Cair dan Gas
Minyak sawit, bahan kimia industri, gas bertekanan, dan produk cair lainnya harus menggunakan ISO tank container yang telah memenuhi standar keamanan internasional.
5. Kebutuhan Operasional Lapangan
Proyek tambang, konstruksi, minyak, dan gas yang membutuhkan kantor sementara atau fasilitas akomodasi di lokasi terpencil dapat menggunakan container office atau container modifikasi. Container office 20ft adalah ukuran yang paling populer untuk keperluan ini.
6. Operasi Offshore
Untuk kebutuhan di platform lepas pantai atau operasi marine, container offshore DNV adalah satu-satunya pilihan yang memenuhi standar keselamatan kerja di lingkungan laut.
Harga Shipping Container
Harga shipping container di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor utama: ukuran unit, kondisi (baru atau bekas), jenis container (dry, reefer, modifikasi), lokasi depot, dan dinamika pasar global.
Berdasarkan data harga yang dipublikasikan Tradecorp Indonesia, berikut kisaran harga shipping container yang berlaku di pasar Indonesia:
Harga Container Bekas (Second Hand)
|
Jenis Container |
Kondisi |
Kisaran Harga |
| Container 20ft (Dry) | Cargo Worthy | Mulai Rp17.000.000 |
| Container 40ft (Dry) | Cargo Worthy | Mulai Rp27.000.000 |
| Container 40ft (Dry) | As Is | Mulai Rp27.000.000 |
| Container 40ft HC | As Is | Mulai Rp27.000.000 |
Harga Container Baru (Brand New)
|
Jenis Container |
Kisaran Harga |
| Container 40ft HC Brand New | Mulai Rp78.000.000 |
| Container 20ft Side Open | Mulai Rp182.160.000 |
| Container 40ft Side Open | Mulai Rp289.179.000 |
| Reefer Container 20ft (unit 2021) | Rp255.000.000 |
| Reefer Container 20ft (unit 2025) | Rp486.000.000 |
| Reefer Container 40ft HC (unit 2024) | Rp525.000.000 |
Perlu diingat bahwa harga-harga di atas merupakan kisaran dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi unit, lokasi depo, ketersediaan stok, dan kondisi pasar. Untuk mendapatkan penawaran harga terkini dan paling akurat, sangat disarankan untuk menghubungi tim Tradecorp secara langsung.
Faktor yang Mempengaruhi Harga
- Kondisi Unit. Unit baru (brand new) dengan CSC plate aktif sudah pasti lebih mahal dibandingkan unit bekas. Unit bekas dengan kondisi cargo worthy masih layak untuk pengiriman kargo dan menjadi pilihan ekonomis yang paling banyak diminati.
- Ukuran Container. Semakin besar ukuran, semakin tinggi harganya. Namun, jika dihitung berdasarkan biaya per meter kubik, container 40 feet dan container 40 high cube sering kali lebih ekonomis dibanding dua unit container 20 feet.
- Jenis Container. Reefer container memiliki harga jauh lebih tinggi dibanding dry container karena dilengkapi teknologi pendingin yang kompleks. Container modifikasi harganya bervariasi tergantung spesifikasi modifikasi yang diminta.
- Lokasi Depot. Harga dapat berbeda antarkota tergantung biaya transportasi dari depot ke lokasi pengguna.
Mengapa Beli Shipping Container di Tradecorp?
Tradecorp adalah perusahaan internasional yang telah hadir dan beroperasi di Indonesia sejak 2014 yang melayani kebutuhan operasional bisnis dan proyek lapangan. Dengan pengalaman lebih dari satu dekade, Tradecorp menjadi mitra terpercaya bagi perusahaan-perusahaan di sektor pertambangan, konstruksi, minyak dan gas, serta logistik di seluruh Indonesia.
1. Pilihan Produk Lengkap
Tradecorp menyediakan rangkaian produk container yang komprehensif: shipping container standar (20 feet dan 40 feet), container high cube, reefer container, container offshore DNV, ISO tank container, container modifikasi untuk berbagai fungsi, hingga bangunan prefabrikasi modular dan konstruksi light gauge steel. Satu mitra untuk semua kebutuhan operasional lapangan Anda.
2. Kualitas Bersertifikat ISO
Seluruh unit yang ditawarkan Tradecorp telah memenuhi standar sertifikasi ISO internasional, memberikan jaminan keamanan, kekuatan struktural, dan umur pakai yang optimal untuk setiap investasi container Anda.
3. Pengalaman di Proyek Berskala Nasional
Portofolio Tradecorp mencakup keterlibatan di proyek-proyek prestisius, seperti pembangunan mess tambang batu bara di Kalimantan dan Sumatera, penyediaan infrastruktur untuk Asian Games 2018, serta Formula E Jakarta. Rekam jejak ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata kemampuan Tradecorp menangani proyek skala besar dengan standar kualitas tinggi.
3. Transparan, Cepat, dan Mudah
Proses pemesanan di Tradecorp dirancang sesederhana mungkin. Isi formulir online di website, tim Tradecorp akan menghubungi Anda untuk konsultasi kebutuhan, menyiapkan quotation yang transparan, dan mengeksekusi pengiriman secara efisien. Tidak ada koordinasi manual yang rumit dan tidak ada proses yang membuang waktu operasional Anda.
4. Konsultasi Gratis
Tidak yakin container mana yang paling sesuai untuk kebutuhan bisnis Anda? Tim ahli Tradecorp siap memberikan konsultasi gratis, membantu Anda memilih unit yang tepat, dan memastikan investasi container Anda memberikan nilai optimal untuk bisnis.
Hubungi Tradecorp sekarang dan dapatkan penawaran terbaik untuk kebutuhan shipping container Anda.
Kontainer Pengiriman Terbaik untuk Pengangkutan & Pengiriman
FAQ
Berapa Usia Pakai Shipping Container?
Shipping container yang berkualitas baik memiliki usia pakai antara 10 hingga 25 tahun untuk penggunaan pengiriman aktif, tergantung intensitas penggunaan, kondisi lingkungan, dan perawatan yang dilakukan.
Container berbahan corten steel dirancang tahan terhadap korosi, guncangan laut, dan perubahan suhu ekstrem. Setelah tidak lagi digunakan untuk pengiriman, container bekas masih sangat layak digunakan untuk keperluan penyimpanan, modifikasi menjadi kantor, atau fungsi lainnya selama bertahun-tahun ke depan.
Apa Jenis Shipping Container yang Cocok untuk Ekspor Impor?
Untuk ekspor impor kargo umum kering, general purpose container (dry container) ukuran 20 feet atau 40 feet adalah pilihan standar yang digunakan mayoritas eksportir dan importir. Kontainer 20 feet lebih cocok untuk kargo padat dan berat, sedangkan kontainer 40 feet atau kontainer 40 high cube lebih efisien untuk kargo bervolume besar. Untuk produk agrikultur, makanan, atau farmasi yang membutuhkan kontrol suhu, reefer container adalah satu-satunya pilihan yang tepat.
Apa Perbedaan Container 20 dan 40 Feet?
Perbedaan utamanya terletak pada ukuran dan kapasitas. Kontainer 20 feet memiliki panjang 6,06 meter dengan volume interior 33,2 m³ dan mampu menampung sekitar 10 hingga 11 palet, dengan max payload 28.400 kg.
Di sisi lain, kontainer 40 feet memiliki panjang 12,10 meter dengan volume interior 67,6 m³, mampu menampung hingga 24 palet, dan max payload 27.060 kg. Dari sisi biaya per meter kubik, container 40 feet umumnya lebih ekonomis untuk muatan bervolume besar.
Apa Itu Container High Cube dan Kapan Harus Memilihnya?
Container high cube adalah container dengan tinggi eksterior 9 feet 6 inci (2,90 meter), satu kaki lebih tinggi dari container standar. Pilih container high cube ketika Anda memiliki kargo berukuran tinggi yang tidak muat dalam container standar, membutuhkan volume muatan maksimal, atau berencana mengkonversi container menjadi ruang fungsional seperti kantor, hunian, atau fasilitas lainnya. Container 40 high cube adalah yang paling banyak tersedia dan paling ekonomis di kelasnya.
Apa Itu Reefer Container dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Reefer container atau refrigerated container adalah container yang dilengkapi sistem pendingin terintegrasi untuk menjaga suhu kargo pada rentang yang ditentukan, umumnya antara -25°C hingga +25°C. Unit pendingin bekerja secara mandiri atau terhubung dengan sumber daya listrik kapal selama perjalanan laut. Reefer container tersedia untuk dibeli ataupun untuk sewa reefer container sesuai kebutuhan durasi penggunaan.
Berapa Harga Sewa Reefer Container per Bulan?
Harga sewa reefer container bervariasi tergantung ukuran unit (20 ft atau 40 ft), tahun produksi, durasi sewa, dan kondisi unit. Untuk informasi harga sewa reefer container yang paling akurat sesuai kebutuhan spesifik proyek Anda, konsultasikan langsung dengan tim Tradecorp melalui website resmi kontainerindonesia.co.id. Tim kami akan memberikan penawaran yang kompetitif dan transparan.
Apakah Container Bisa Dimodifikasi Menjadi Kantor?
Ya, shipping container dapat dimodifikasi menjadi berbagai fungsi termasuk kantor lapangan (container office 20ft adalah ukuran terpopuler), ruang rapat, mess karyawan, toilet portabel, workshop, hingga cold room. Container office 20ft memberikan ruang kerja fungsional seluas lebih dari 13 meter persegi yang dapat dilengkapi AC, instalasi listrik, partisi, jendela, dan pintu sesuai kebutuhan. Tradecorp menyediakan layanan modifikasi container dengan standar kualitas tinggi.













