Memahami Criss Cross Artinya dalam Pengiriman Barang

Memahami Criss Cross Artinya dalam Pengiriman Barang

Pengiriman barang menjadi salah satu proses vital dalam rantai pasok global. Tidak jarang terjadi masalah dalam pengirimannya, salah satunya adalah criss cross. Criss cross merujuk pada situasi di mana barang dikirim ke tujuan yang salah, sehingga memicu kebingungan dan keterlambatan dalam pengiriman. Dalam artikel ini akan dibahas criss cross artinya dalam pengiriman barang, mengidentifikasi penyebabnya, dan memberikan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Arti Criss Cross dalam Pengiriman Barang

Criss cross artinya merujuk pada kesalahan pengiriman yang menyebabkan barang dikirim ke destinasi yang tidak seharusnya. Ini bisa terjadi karena label pengiriman yang salah ditempel, kesalahan memindai kode pengiriman, atau tindakan manusia yang tidak sengaja. Dalam lingkungan logistik, criss cross dapat menjadi masalah serius karena dapat mengganggu aliran barang dan menimbulkan biaya tambahan akibat pengiriman ulang.

Penyebab Criss Cross

Ada beberapa penyebab yang menjadi dasar mengapa criss cross dapat terjadi, yaitu:

  1. Kesalahan Manusia

Salah satu penyebab utama criss cross dalam pengiriman barang adalah kesalahan manusia. Hal ini bisa terjadi saat pemasangan label pengiriman yang tidak tepat oleh pekerja gudang atau petugas pengiriman yang keliru memindai kode barang.

  1. Sistem Otomatisasi yang Bermasalah

Meskipun sebagian besar proses pengiriman kini diotomatisasi, kadang sistem ini dapat mengalami kegagalan teknis atau kesalahan dalam pembacaan kode barang, yang pada akhirnya menyebabkan criss cross.

  1. Kondisi Eksternal

Faktor eksternal seperti cuaca buruk, gangguan jaringan, atau kondisi lalu lintas yang padat juga dapat berkontribusi pada terjadinya criss cross. Keterlambatan dalam pengiriman bisa menjadi pemicu terjadinya kesalahan pengiriman.

  1. Perubahan Rencana

Permintaan pasar dan beberapa kendala logistik dapat menyebabkan perubahan rencana pengiriman, sehingga terjadi criss cross. 

  1. Informasi yang Terbatas

Informasi yang tidak akurat, kurang lengkap, serta data yang tidak tepat dapat menyebabkan criss cross.

Masalah yang Diakibatkan Criss Cross

Criss cross artinya terjadi kesalahan dalam proses pengiriman sehingga barang tidak sampai tempat tujuan. Berikut beberapa masalahnya yaitu:

  1. Pengiriman Menjadi Terlambat

Jika terjadi persilangan dalam proses pengiriman, maka akan terjadi keterlambatan pengiriman barang karena proses membutuhkan tambahan waktu lebih lama. 

  1. Peluang Barang Rusak

Criss cross artinya barang mengalami proses persilangan karena terjadi kesalahan pengiriman, sehingga barang yang dikirim berpotensi mengalami kerusakan.

  1. Biaya Tambahan

Biaya operasional dapat meningkat bila terjadi criss cross karena diperlukan sumber daya tambahan, bahan bakar, tenaga, waktu, dll. 

Cara Mengatasi Criss Cross dalam Pengiriman Barang

Berikut beberapa tips mengatasi criss cross dalam pengiriman barang, yaitu:

  1. Peningkatan Pengawasan dan Pelatihan

Pelatihan yang cermat terhadap petugas gudang, kurir, dan staf logistik mengenai tata cara yang benar dalam pemasangan label, pemindaian kode barang, serta prosedur pengiriman dapat mengurangi risiko terjadinya criss cross.

  1. Penggunaan Teknologi yang Lebih Canggih

Implementasi teknologi seperti sistem pemindaian otomatis yang lebih canggih dan sensor cerdas dapat membantu meminimalisir kesalahan manusia dan meningkatkan akurasi dalam pengiriman.

  1. Pemeriksaan Tiga Langkah

Mengadopsi pendekatan tiga langkah dalam pemeriksaan barang sebelum dikirim. Langkah ini meliputi pemeriksaan oleh petugas gudang, verifikasi oleh supervisor, dan pemeriksaan terakhir sebelum pengiriman oleh kurir atau staf yang bertanggung jawab.

  1. Pembaruan Label dan Informasi Pengiriman

Meningkatkan ketelitian dalam penempelan label pengiriman, memastikan informasi yang tertera sesuai dengan tujuan pengiriman, serta menyertakan informasi kontak yang jelas untuk memudahkan identifikasi dan kontak jika terjadi kesalahan.

  1. Monitoring dan Pelacakan Real-Time

Menggunakan sistem pelacakan real-time yang memungkinkan pengiriman untuk dipantau secara berkala. Jika terjadi criss cross, tindakan korektif dapat diambil dengan cepat untuk mengarahkan barang ke tujuan yang benar.

Solusi Pengiriman Berkapasitas Besar Menggunakan Container

Criss cross dalam pengiriman barang bisa menjadi tantangan besar dalam industri logistik.  Tradecorp Indonesia merupakan salah satu perusahaan kontainer yang handal memenuhi kebutuhan pengiriman berkapasitas besar menggunakan container. Tersedia berbagai jenis jenis container seperti dry container, reefer container, flat rack container, bulker container hingga bangunan modular yang multifungsi untuk dijadikan gudang penyimpanan. 

Demikianlah informasi seputar criss cross artinya dan cara mengatasinya. Penyebabnya dapat berasal dari berbagai faktor kesalahan manusia, masalah teknis, hingga faktor eksternal. Namun, dengan penerapan teknologi yang lebih canggih, pelatihan yang baik kepada staf, serta peningkatan pengawasan dan sistem pengiriman, criss cross bisa diatasi secara efektif. Dengan begitu, alur pengiriman barang dapat berjalan lancar dan efisien, menjaga kepuasan pelanggan serta mengoptimalkan proses logistik secara keseluruhan.

FAQ

Beberapa masalah seperti bencana alam, cuaca buruk, dan kemacetan mengakibatkan pengiriman barang menjadi terlambat.

Alamat yang salah seperti penulisan tidak lengkap, nomor rumah yang keliru, serta RT/RW yang tidak tepat dapat menyebabkan kurir salah membaca tempat tujuan. 

Tidak, kurir tidak mengetahui apa isi paket. Namun, beberapa informasi dasar seperti alamat, dimensi barang, berat paket, serta nomor resi dapat diketahui oleh kurir.